#Lingkungan#GajahLiar#suoh

Kawanan Gajah Masuki Kawasan Perkebunan Warga Suoh

( kata)
Kawanan Gajah Masuki Kawasan Perkebunan Warga Suoh
Ilustrasi. Foto; Google Image

LIWA (Lampost.co) -- Belasan ekor gajah liar sejak Senin siang, 9 Maret 2020, memasuki kawasan perkebunan milik masyarakat. Peristiwa ini tepatnya terjadi di blok 9 Pekon Roworejo, Suoh, Lampung Barat.

Camat Suoh Noviandry, Selasa, 10 Maret 2020, mengatakan untuk sementara masyarakat sekitar hanya sebatas melakukan pemantauan pergerakan gajah dari kejauhan. Pihak berwenang pun sudah berada di lokasi juga untuk melakukan pemantauan.

Pihaknya bersama satgas pekon, aparatur kecamatan, Babinsa, ,Babinkamtibmas, dan petugas TNBBS terus memantau pergerakan kawanan gajah. Aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjauhi gajah tersebut.

"Sampai pukul 11:00 siang ini posisi gajah ada di areal perkebunan masyarakat tepatnya di blok 9 atau perbatasan Roworejo dengan Tanggamus," kata Noviandry.

Sementara itu, Kepala Bidang Balai Besar TNBBS wilayah II Liwa Amri mengatakan sudah ada petugas TNBBS yang ditempatkan di lokasi untuk melakukan pemantauan dan antisipasi. Saat ini posisi gajah dengan pemukiman masih sekitar 2km.

Ia mengakui jika 12 ekor gajah itu memang sering ke luar dan masuk kawasan dan perkebunan bahkan mendekati permukiman warga. Hal itu dikarenakan kawasan tersebut sejak dulunya merupakan kawasan perlintasan gajah.

Untuk itu ia meminta agar masyarakat waspada dan jangan sampai mengambil tindakan sendiri karena akan membahayakan masyarakat sendiri. Gajah itu ke luar dari kawasan dan memasuki areal perkebunan untuk mencari makan saja.

Imbauan agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri itu karena gajah-gajah itu sudah sering digiring dan kini ke luar lagi dari kawasan TNBBS lalu memasuki areal perkebunan masyarakat lagi. Kondisi itu tentu akan membuatnya dapat bersikap lebih agresif untuk melawan. Karena itu perlu diwaspadai dan jangan bertindak sendiri.

Untuk upaya penggiringanya, kata dia, pihaknya akan segera melaksanakan tetapi itu masih akan dikoordinasikan dengan pihak terkait lainya dulu.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar