#konflikgajah#beritalambar#gajahrusakrumah#beritalampung

Kawanan Gajah Kembali ke Pemukiman Warga di Rowoagung

( kata)
Kawanan Gajah Kembali ke Pemukiman Warga di Rowoagung
Ilustrasi. Foto; Google Images


LIWA (Lampost.co) -- Setelah dua malam berturut-turut merusak rumah dan gubuk milik warga di Talanglima, Pekon Banding, Suoh, Lampung Barat akhirnya Minggu, 6 Oktober 2019, belasan gajah liar kembali ke kawasan perkebunan masyarakat di pemangku Rowoagung, Pekon Roworejo, Kecamatan setempat.

Peratin Roworejo Salawiyah, mengatakan sejak tadi malam belasan gajah liar itu telah kembali lagi ke Rowoagung setelah memasuki kawasan Pekon Bandingagung. Lokasi Rowoagung menurutnya, sudah mendekati pemukiman masyarakat.

Meskipun disiang hari, masyarakat masih bisa beraktivitas karena gajahnya tengah bersembunyi disemak belukar dan baru keluar dimalam hari. Tapi masyarakat juga lelah karena setiap malam juga harus ronda untuk memantau dan mengantisipasi pergerakan gajah liar agar jangan memasuki pemukiman.

Salawiyah menambahkan, sampai saat ini masyarakat bingung harus berbuat apa.  Karena gajahnya selalu bolak balik datang dan jika diusir gajahnya justru lebih anarkis.

"Masyarakat tidak berdaya untuk mengusir. Karena itu adalah tugasnya petugas. Masyarakat berharap masalah ini bisa segera diatasi dan diselesaikan agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang," kata dia.

Berita terkait:

Gajah Liar Rusak Gubuk dan Rumah Warga

Sebelumnya, kawanan gajah liar itu sejak malam Jumat (4 Oktober 2019) dan malam Sabtu (5 Oktober 2019) lalu merusak 6 unit rumah dan gubuk milik warga di talanglima, Pekon Bandingagung. Ke-6 rumah itu adalah milik Marihan, Irul, Buyung dan lainya yang lokasinya berdekatan.

Rata-rata rumah warga berbahan kayu itu dijebol bagian dindingnya. Tidak ada korban dalam peristiwa itu karena rumah-rumah tersebut sedang kosong ditinggal pemiliknya pulang ke pekon. Rumah-rumah itu dihuni ketika terjadi musim panen.

Eliyah







Berita Terkait



Komentar