#kaummilenial#inovasi

Kaum Milenial Dituntut Miliki Inovasi dalam Bisnis Digital

( kata)
Kaum Milenial Dituntut Miliki Inovasi dalam Bisnis Digital
Kepala SMAN 2 Kotabumi Heri Supriyanto didampingi pemateri Managing Director Startup Bafe.space Ferdinand Kurnia Leyosa membuka seminar dan workshop design thinking startup industri, Rabu, 8 Januari 2020. Lampost/Yudhi Hardiyanto

Kotabumi (Lampost.co) -- Bisnis digital yang kini menjadi tren membuka peluang bagi kaum milenial untuk menelurkan ide-ide inovatif yang bisa menghasilkan keuntungan finansial. Sebab, di zaman digital seperti ini kaum milenial dengan mudah mengetahui berbagai informasi yang bisa dijadikan sebagai modal untuk membuka bisnis.

Hal itu disampaikan Kepala SMAN 2 Kotabumi, Heri Supriyanto, dalam sambutannya saat membuka seminar dan workshop design thinking startup industri bagi siswa setempat di aula sekolah stempat, Rabu, 8 Januari 2020. "Di zaman digital, informasi mengenai berbagai hal tersebar luas dan mudah di akses dalam genggaman tangan melalui berbagai sosial media. Sekarang bukanlah era penemuan lagi, tapi era inovasi, yakni pengembangan dari penemuan terdahulu dengan sentuhan era kekinian yang berbalut teknologi internet. Ini adalah tantangan bagi kaum milenial dalam bisnis startup," ujarnya.

Menurut dia, kaum milenial mesti  berpikiran out the box sehingga dari sinilah ide-ide bisnis diterjemahkan dengan tindakan nyata yang dapat menghasilkan keuntungan secara finansial. "Setiap kaum milenial harus memiliki jiwa, technopreneur atau pengusaha berbasis teknologi dan ini dituntut kreatif serta inovasi. Selain itu, mereka mesti memiliki kemauan untuk terus belajar sebagai modal menciptakan terobosan," katanya. 

Pemateri Managing Director Startup Bafe.space, Ferdinand Kurnia Leyosa, menuturkan kaum milenial memiliki peluang sekaligus tantangan untuk bersaing dalam bisnis digital yang menjadi sebuah tren yang tak bisa terhindarkan. "Startup merupakan perusahaan rintisan yang didesain untuk merespons peluang dan tumbuh secara eksponensial dalam waktu cepat dan dibutuhkan kaum muda yang enerjik," kata dia.

Saat ini, startup lokal sudah banyak bermunculan dengan menjual produk-produk unggulan mulai dari kuliner, fesyen, barang seni, kerajinan, dan bahkan film serta fotografi.

"Kreasi digital dengan munculnya startup lokal akan memberi warna pada khazanah perekonomian Tanah Air serta memberikan kontribusi bagi Indonesia, bukanlah isapan jempol dan itu mesti dimulai dari kalian sebagai generasi muda," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar