#narkoba#kriminal#beritapringsewu

Kasus Sabu, Dua Warga Pekon Yogyakarta Dibekuk Polisi

( kata)
Kasus Sabu, Dua Warga Pekon Yogyakarta Dibekuk Polisi
Kedua penyalahguna narkoba saat diperiksa di kantor polisi. Lampost.co/Widodo

Pringsewu (Lampost.co): AN alias Citu (40) seorang pengangguran dan PA alias Panjul (33) buruh, keduanya warga Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, diamankan Sat Narkoba Polres Pringsewu, Rabu, 3 Juni 2020, sekitar pukul 20.30 wib.

Penangkapan kedua tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dilakukan di kediamanya masing-masing. Dari kedua tersangka polisi juga mengamankan paket sabu.

Kasat Narkoba Polres Pringsewu Iptu Dedi Wahyudi, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, membenarkan jajarannya telah menangkap kedua tersangka penyalahgunaan sabu di wilayah hukumnya. Bahkan tambah Dedi, satu dari dua pelaku merupakan residivis kasus serupa yang sudah dua kali menjalani vonis di Lapas Kotaagung.

Iptu Dedi Wahyudi mengatakan penangkapan keduanya adalah pengembangan dari laporan warga yang menyebutkan adanya peredaran narkoba jenis sabu di pekonnya.

"Atas dasar informasi itulah, polisi mendalami laporan tersebut dan akhirnya kedua pelaku bisa di amankan," kata Dedi.

Kasat Reskrim menambahkan penangkapan pertama dilakukan kepada tersangka AN alias Citu dikediamanya. Kemudian kata Dedi, dari hasil penggeledahan polisi mendapatkan barang bukti satu bungkus paket sabu 0,73 g, 1 bungkus plastik berisi 2 butir pil mercy, 3 buah plastik bekas pakai, dua buah skop, dan ponsel.

"Selanjutnya kami lakukan penangkapan terhadap pelaku PA alias Panjul dan petugas berhasil mendapatkan barang bukti berupa 1 buah plastik klip berisi sabu 0,20 gram, plastik klip bekas pakai, kaca pirek bekas pakai dan HP," ungkapnya.

Kasat Narkoba menjelaskan ternyata pelaku AN alias Citu merupakan residivis kasus narkotika yang sudah dua kali menjalani vonis atau hukuman di Lapas Kotaagung, Tanggamus. "Kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Pringsewu untuk proses penyidikan selanjutnya," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar