#rokokilegal#beritalampung#hukum

Kasus Peredaran Rokok Ilegal Dilimpahkan ke Kejari Lamtim

( kata)
Kasus Peredaran Rokok Ilegal Dilimpahkan ke Kejari Lamtim
Dua tersangka peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai, AT dan MD, saat dilimpahkan oleh KPPBC TMP B Bandar Lampung Ke Kejari Lamtim, Selasa (11/8/2020). Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya


Sukadana (Lampost.co): Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Timur, Selasa, 11 Agustus 2020 menerima pelimpahan perkara dugaan peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Bandar Lampung.

Pada pelimpahan kasus tersebut selain dua tersangka yaitu AT alias Acong (38) warga Kecamatan way Jepara dan MD (36) warga Kecamatan Mataram Baru, turut diserahkan barang bukti berupa tiga unit mobil yaitu satu unit truck Colt Diesel, satu unit mobil minibus Toyota Kijang, dan satu unit mobil minibus Daihatsu Grand Max. Kemudian 80 karton rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai.

Kasie Pidsus Kejari Lamtim, Akhmad Rafliansyah Pasra, menjelaskan, kasus dugaan peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai tersebut merupakan hasil ungkap kasus pihak KPPBC TMP, pada Senin 15 Juni 2020.

Pada ungkap kasus itu pihak KPPBC TMP B Bandar Lampung meringkus kedua tersangka AT dan MD di rumahnya masing-masing. Peran kedua tersangka adalah sebagai pemesan serta akan mengedarkan rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai di wilayah Kabupaten Lamtim dan sekitarnya. Sementara rokok ilegal itu dikirim dari daerah Madura.

Akhmad Rafliansyah mengatakan menindaklanjuti pelimpahan perkara dugaaan peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai dari KPPBC TMP B Bandar Lampung tersebut, pihaknya akan melakukan peneltian dan pemeriksaan, kemudian akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Sukadana untuk disidangkan.

Sementara kedua tersangka saat ini di tahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sukadana dan barang bukti diamankan di Kejari Lampung Timur.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar