#bandarlampung#kriminal#pengeroyokan

Kasus Pengeroyokan Johanes Murni Urusan Pribadi

( kata)
Kasus Pengeroyokan Johanes Murni Urusan Pribadi
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) –Kasus pengeroyokan yang menimpa kader Partai NasDem Johanes Bastista (54), warga Jalan Turi Raya Perum Graha Madu Pesona Tanjungsenang, pada Minggu dini hari, 1 Desember dini  hari, sekitar pukul 04.00 WIB, di luar tugas partai. Oleh sebab itu, partai pun belum mengambil kesimpulan, apakah akan memberikan pendampingan hukum atau tidak.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPW Nasdem, Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan saat kejadian murni karena urusan pribadi, bukan berkaitan dengan  kepartaian. "Saat kejadian, korban bukan dalam kerja partai tapi murni individu. Namun, kami sudah berbelasungkawa dan sudah besuk Kakak Geo (korban)," ujar Wahrul, Senin, 2 Desember 2019 di gedung DPRD Lampung.

Sampai saat ini partai pun belum mengambil kesimpulan, apakah akan memberikan  pendampingan hukum atau tidak. "Masih kami bahas. Kami juga belum tahu duduk perkara dan kronologinya karena Kakak Geo masih dirawat," ujarnya.

Polsek Telukbetung Selatan  masih melakukan penyelidikan  terhadap pengeroyokan Johanes Bastista. Dia ditemukan warga  dan aparat saat tergeletak dan mengalami luka-luka di dekat minimarket, Jalan Gatot Subroto, Garuntang, Bumiwaras, dan diduga dalam keadaan mabuk.

"Masih dalam penyelidikan, sudah dimintai keterangan  beberapa saksi. Ini bukan pencurian, tapi pengeroyokan, " ujar Kapolsek Telukbetung  Selatan, Kompol Andik Purnomo Sigit.

Andik menambahkan  pihaknya segera mengecek  beberapa titik CCTV di tempat hiburan malam,  Center Stage (CS) Novotel. "Kami periksa CCTV. Korban masih dirawat jadi belum bisa memintai keterangan," katanya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar