Kasupemukulanlampungselatan

Kasus Pemukulan Murid di Lamsel Berujung Damai

( kata)
Kasus Pemukulan Murid di Lamsel Berujung Damai
Dokumentasi Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Pendidikan Lampung Selatan menyatakan kedua belah pihak yakni Wali Kelas dan Wali Murid SDN 1 Handuyang, Kecamatan Natar,  Lamsel telah berdamai terkait persoalan dugaan pemukulan sebagian siswanya.

"Mereka (Wali Kelas VB dan Wali Murid) sudah berdamai dengan membuat surat perdamaian. Dimana, Wali Kelas VB tidak akan mengulangi lagi perbuatanya dan Wali Murid sebagian siswa kelas VB SDN 1 Handuyang, Natar tidak akan menuntut Nelyati, Wali Kelas VB. Sebab, yang bersangkutan telah mengklarifikasi masalah perbuatanya,"ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdik Lamsel Hamid Hasan, Senin, 25 November 2019.

 Hamid Hasan menjelaskan surat pernyataan damai tersebut dibuat pada Sabtu, 23 November 2019 yang ditandatangani Nelyati, Wali Kelas VB dan Suyitno, salah satu Wali Murid serta juga Kepala Dusun setempat. Selain itu, mengetahui Kepala SDN 1 Handuyang Suwardiyah dan Qurtubi, selaku Komite Sekolah.

Berita Terkait: Guru SDN 1 Haduyang Pukul Murid Satu Kelas

"Pada surat perdamaian juga terlampir nama dan tandatangan para wali murid Kelas VB SDN 1 Handuyang sebanyak 15 orang. Tadi surat perdamaiannya sudah diantarkan oleh Kepala SDN 1 Handuyang Suwardiyah," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Burhanuddin mengatakan terkait persoalan di SDN 1 Handuyang, Kecamatan Natar sudah diselesaikan oleh Kabid Dikdas Disdik Lamsel Hamid Hasan.

"Persoalannya sudah selesai dengan Pak Hamid Hasan dan kedua belah pihak sudah berdamai,"katanya singkat. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar