#pencabulan#asusila

Kasus Pelecehan Seksual pada Anak di Tanggamus Meningkat

( kata)
Kasus Pelecehan Seksual pada Anak di Tanggamus Meningkat
Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Kabupaten Tanggamus, Selfianan.


Kotaagung (Lampost.co) -- Kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur selama 2021 di Kabupaten Tanggamus meningkat. Tercatat selama Januari sampai Oktober terdapat 25 kasus dibanding pada 2020.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Tanggamus, Selfianan, mengatakan 25 kasus pelecehan seksual terhadap anak didominasi dilakukan keluarga atau orang terdekat korban. 

"Banyak penyebabnya, dibeberapa kasus terjadi karena istri pelaku yang jauh atau bekerja di luar negeri atau bekerja di daerah lain. Selain itu juga faktor kurangnya pendidikan agama," kata Selfiana, Selasa, 5 Oktober 2021.

Menurutnya, peningkatan itu juga terjadi karena masyarakat atau korban saat ini berani melapor bila mengetahui atau mengalami langsung kejahatan tersebut. 

"Mereka mengerti jika terjadi sesuatu di sekitar mereka seperti pelecehan atau kekerasan terhadap anak segara melapor," ujarnya.

Untuk menekan kasus tersebut, pihaknya membentuk kader di setiap pekon (desa) di Tanggamus sebagai kepanjangan tangan dari Dinas PPA. Selain memberikan penyuluhan, para kader dilatih agar sigap melaporkan saat mendapat informasi kekerasan seksual atau kekerasan dalam rumah tangga.

"Kami sosialisasikan kepada warga jika mendengar, melihat dan mengetahui ada kekerasan seksual atau kekerasan dalam rumah tangga segara laporkan kepada kami agar segera ditangani," tandasnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar