#penipuan#kriminal

Kasus Menjanjikan Proyek di Pringsewu Baru Naik Penyidikan

( kata)
Kasus Menjanjikan Proyek di Pringsewu Baru Naik Penyidikan
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkara dugaan penipuan dengan menjanjikan proyek di Pemerintah Kabupaten Pringsewu kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung. Kini kasusnya sudah masuk tahap penyidikan.

Dalam kasus tersebut Ajarudin, warga Gadingrejo, Pringsewu, melaporkan warga Pringsewu lainnya Bambang Urip Tri Martono. Perkara tersebut dilaporkan ke Polres Tanggamus dengan nomor laporan LP-B/VII/2019/LPG/RES TGMS 11 Juni 2020. 

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Muslimin Ahmad membenarkan adanya perkara tersebut. "Benar, sudah naik ke tahap penyidikan," ujarnya, Senin, 16 November 2020.

Dia mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, yang mengetahui adanya perkara tersebut. "Total tujuh saksi yang sudah kami periksa," katanya. 

Informasi yang didapat Lampost.co, pelapor memberikan uang Rp300 juta dan satu unit mobil Toyota Veffire pada Juni 2018 terlapor karena dijanjikan mendapatkan fee proyek senilai Rp4 miliar. Informasi yang berkembang, terlapor diduga orang dekat Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, sehingga ada dugaan terlapor "menjual nama" Wakil Bupati.

Terkait informasi tersebut dan apakah ada rencana memeriksa atau mengonfrontasi dengan Wabup Pringsewu, Muslimin belum bisa memastikan hal tersebut. "Itu nanti penyidik ya (ranah penyidik), kita belum mengarah ke sana, kemarin baru pengumpulan bukti-bukti dan baru gelar perkara dan naik ke sidik," ujarnya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar