#Korupsi#Tulangbawang

Kasus Korupsi di DPRD Tuba Rugikan Negara Rp3,7 Miliar

( kata)
Kasus Korupsi di DPRD Tuba Rugikan Negara Rp3,7 Miliar
Ilustrasi medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang.menyidangkan tiga terdakwa perkara rasuah di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang (Tuba). Ketiga terdakwa adalah Nurhadi, Syahbari eks bendahara DPRD, dan Badruddin.

Ketiga terdakwa, kata jaksa Bangkit Budi Satya, secara melawan hukum melakukan pencairan anggaran tanpa kegiatan (fiktif) atau kegiatan tersebut tidak didukung dengan bukti lengkap dan sah berupa anggaran tahun 2018.

Menurut Bangkit, perbuatan ketiga terdakwa telah merugikan negara sebesar Rp3,7 miliar. Angka ini sebagaimana hasil audit penghitungan kerugian negara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung Nomor : SR-797 / PW08 / 5 / 2020 tanggal 18 Juni 2020 atas Pengelolaan Anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Tulang Bawang Tahun Anggaran 2018 - 2019.

"Ketiga terdakwa melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, terdakwa Badrudin  Rp811.000.000, atau orang lain yaitu terdakwa Sahbari sebesar Rp2.538.322.650, dan saksi  Nurhadi sebesar Rp358.873.200," kata Jaksa, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu, 16 Desember 2020.

Dakwaan terhadap terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Sebagaimana Telah Diubah Dan Ditambah Dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Dan atau perbuatan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 huruf b Undang - Undang Nomor 31 Tahun 1999 Sebagimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar