Koronacoronaviruskdrt

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Naik Selama Pandemi

( kata)
Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Naik Selama Pandemi
UPT PKTK RSUDAM dr Aberta Karolina. Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Terjadi peningkatan pengajuan visum kekerasan terhadap perempuan selama masa pandemi covid-19. Hal itu disampaikan oleh UPT PKTK RSUDAM dr Aberta Karolina, Sabtu, 4 Juli 2020.

Ia menjelaskan, sejak Januari - Juni 2020 pihaknya menerima sebanyak 62 kasus asusila. Jumlah itu hampir mencapai separuh dari total kasus selama 2019 yakni 143 orang.

Sementara untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saat ini sudah lebih dari separuh total kasus pada 2019 yakni 51. Sedangkan jumlah kasus sepanjang tahu lalu hanya berjumlah 79.

"Dengan jumlah kasus yang ada saat ini, bisa jadi hingga Desember nanti bakal lebih tinggi dari tahun lalu," ujarnya.

Ia juga mengatakan, jumlah kasus tertinggi pada tahun 2020 terjadi pada masa pandemi. Selama April terdapat 10 perempuan yang menjadi kasus kekerasan.

"Ini jumlah tertinggi yang pernah saya temui, pada tahun sebelumnya hanya r-5 kasus dalam sebulan," kata dia.

Sebelumnya, Lembaga Advokasi Perempuan Damar juga mengeluarkan data laporan kekerasa terhadap perempuan selama April. Pada periode itu terdapat 23 kasus kekerasan pada perempuan dalam kurun waktu 1 bulan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 kasus merupakan kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Winarko



Berita Terkait



Komentar