#covid-19#viruskorona#viruscorona

Kasus Suspect Covid-19 di Lamsel Terus Bertambah

( kata)
Kasus <i>Suspect</i> Covid-19 di Lamsel Terus Bertambah
Ilustrasi Medcom.id

Kalianda (Lampost.co) -- Kasus suspect Covid-19 di Lampung Selatan terus bertambah dalam dua hari ini menjadi sembilan orang periode Rabu, 23 September 2020. Sebelumnya, pada periode Senin, 21 September 2020, jumlah suspect enam orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea menyatakan berdasarkan laporan perkembangan kasus Covid-19 Lamsel periode 18 Maret-23 September 2020, untuk kasus suspect total sembilan orang dengan perincian kasus baru satu orang dan kasus lama enam orang.

Dia menjelaskan untuk kasus probable total satu orang, kasus baru tidak ada dan kasus lama satu orang. Kemudian, kasus konfirmasi positif Covid-19 kasus lama 60 orang dan kasus lama tidak ada.

"Untuk kasus kematian konfirmasi positif Covid-19 satu orang (kasus lama) dan kasus baru tidak ada. Sedangkan, pasien konfirmasi positif Covid-19 masih isolasi 10 orang dan selesai isolasi (kasus konfirmasi yang sembuh/negatif) 49 orang. Lalu, discarded (bukan Covid-19) 773 orang," ujarnya.

Disinggung hasil pemeriksaan swab terhadap empat warga Desa Kualajaya, Kecamatan Sragi, yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test, Jimmy mengatakan hingga kini keempat warga itu masih diisolasi dan rencana akan diambil swab-nya. "Belum ada hasilnya baru rencananya akan dilakukan pemeriksaan swab/PCR," katanya.

Berita terkait: Dua Warga Lamtim Terpapar Covid-19 Bekerja di BPKAD Lamteng

Ketika dimintai tanggapanya terkait Lampung Selatan kini ditetapkan statusnya menjadi zona orange, Jimmy mengungkapkan hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun seluruh masyarakat Lamsel harus komitmen dan disiplin tinggi mematuhi protokol kesehatan.

"Dengan telah terbitnya Perbup Lampung Selatan No.38 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru menuju Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19. Untuk itu, diminta bisa diterapkan dengan baik dan penuh tanggung jawab, juga memperketat pintu masuk dan keluar Pelabuhan Bakauheni termasuk Bandara Raden Inten serta satgas di kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan bisa proaktif melaksanakan tugasnya," ujarnya. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar