#korupsi#pemkab

Kasus Gratifiikasi Bimtek, Sekda Lampura Penuhi Panggilan Polres

( kata)
Kasus Gratifiikasi Bimtek, Sekda Lampura Penuhi Panggilan Polres
Sekda dan Asisten Bidang Pemerintahan Desa Pemkab Lampung Utara begegas masuk ke dalam mobil meninggalkan Mapolres usai menjalani pemeriksaan saksi, Selasa, 17 Mei 2022. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co) -- Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura), Lekok dan Asisten Bidang Pemerintahan Desa Pemkab Lampura, Mankodri memenuhi panggilan kedua Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres setempat. Pemanggilan terkait adanya dugaan kasus dugaan gratifikasi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Daerah (PMD) Lampura.


Pemantauan Lampost.co, kedua pejabat tersebut datang ke Polres Lampura dengan mengendari mobil dinas Inova warna hitam bernomor polisi (nopol) BE 1963 JZ. Keduanya juga menjalani pemeriksaan mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.

Sayangnya, kedua pejabat tersebut enggan berkomentar saat dimintai keterangan awak media.

"Silakan tanya ke penyidik," kata Lekok, sembari bergegas masuk ke dalam mobil, Selasa, 17 Mei 2022.

Baca: KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp274 Juta selama Idulfitri

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi Oktama mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke sebanyak 16 saksi, dua di antaranya pejabat Pemkab Lampura berinisial L dan M.

"Keduanya dimintai keterangan sebagai saksi terkait dugaan korupsi gratifikasi kegiatan Bimtek di Dinas PMD Lampura," kata dia.

Menurut Kasat, pemanggilan juga dilakukan untuk mengetahui proses pengawasan di dinas tersebut.

"Kami masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka baru dalam penanganan kasus tersebut," kata dia. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar