dbd

Kasus DBD Meningkat, Warga Ketapang Diimbau Berperilaku Hidup Sehat

( kata)
Kasus DBD Meningkat, Warga Ketapang Diimbau Berperilaku Hidup Sehat
Untuk mengantisipasi penyebaran demam berdarah, petugas melakukan pengasapan. Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, meningkat di tengah pandemi corona virus disease 209 (Covid-19). Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

"Ada peningkatan satu kasus DBD bulan ini di Desa Tamansari, namun sudah kita lakukan PE. Pasien tersebut pulang dari Ponpes Lampung Timur dalam kondisi demam dan telah kita cek lab," kata kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap kecamatan Ketapang, Samsurizal kepada lampost.co, Rabu, 5 Agustus 2020.

Menurut Rizal, jumlah kasus melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti saat ini bertambah menjadi 6 kasus dalam kurun Maret hingga akhir Juli 2020.

Meski bertambah, Rizal menyatakan belum kejadian luar biasa (KLB) terhadap kasus DBD. Ia meminta semua pihak untuk tidak tertutup oleh isu Covid-19 karena DBD lebih berbahaya. Sehingga peningkatan untuk pemberantasan sarang nyamuk harus kembali ditingkatkan lagi.

"Dinkes bersama aparatur desa terus melakukan upaya-upaya pengendalian dan pemberantasan DBD," ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga pola hidup bersih dan sehat. Terutama jangan sampai ada air yang tergenang di sekitar rumah karena itu memicu munculnya jentik nyamuk.

Winarko



Berita Terkait



Komentar