koronaviruskoronadbd

Kasus DBD Kembali Muncul di Tengah Pandemi Covid-19

( kata)
Kasus DBD Kembali Muncul di Tengah Pandemi Covid-19
Petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Palas, Lampung Selatan, saat melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) DBD di Desa Bangunan, Kamis (28/5/2020). Armansyah

KALIANDA (Lampost.co) -- Di tengah pandemi virus Covid-19, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali muncul. Setidaknya ada dua orang yang dinyatakan positif terserang DBD.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, kedua warga itu yang positif terserang gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu, yakni Dawut Yusuf (27) warga Dusun Banyumas, Desa Tanjungsari dan Luluk Khotijah (17) warga Desa Bangunan.

Saat dikonfirmasi Lampost.co, Kepala Desa Bangunan, Isnaini membenarkan adanya satu warga desa setempat terserang DBD. Hingga kini pasien DBD itu masih dirawat di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. 

"Hingga saat ini warga kami masih dirawat rumah sakit. Bahkan, tadi pagi juga sudah ada petugas kesehatan dari Puskesmas Palas melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) DBD dirumah pasien DBD," kata dia. 

Sementara itu, Pemegang Program DBD UPTD Puskesmas Palas, Joko Prihanto mengatakan ditengah pandemi Covid-19 ditemukan kembali sebanyak dua kasus DBD. Dimana, satu pasien sudah dinyatakan sembuh dan satu pasien lagi masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Iya, saat kami PE disekitaran rumah pasien kami juga temukan banyak vektor jentik-jentik nyamuk yang diuga Aedes Aegypti. Dimana, jentik-jentik itu kami temukan dibeberapa objek genangan air, seperti bak mandi dan ban bekas," kata dia. 

Menurut Joko, pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi kepada keluarga pasien DBD tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sekaligus pembagian abate. Kemudian, dapam waktu dekat akan dilakukan pengasapan atau fogging hingga radius 100 meter dari rumah oasien DBD," kata dia. 

Meski demikian, Joko mengatakan pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca saat ini. Untuk itu, masyarakat diminta rajin melakukan PSN selama satu pekan sekali. 

"Meski kita dihadapkan dengan pandemi Covid-19, tapi kita tetap waspada adanya DBD. Untuk itu, masyarakat harus rajin melakukan PSN dan menjaga kebersihan lingkungan rumah masing-masing," kata dia.

Diketahui, selama 2020 kasus DBD di wilayah kerja UPTD Puskesmas Palas setidaknya telah ditemukan sebanyak 20 kasus, yakni Januari 6 kasus, Februari 8 kasus, Maret 6 Kasus dan Mei 2 Kasus.

Winarko



Berita Terkait



Komentar