dbdlampungselatan

DBD di Sragi Muncul Lagi di Tengah Pandemi Covid-19

( kata)
DBD di Sragi Muncul Lagi di Tengah Pandemi Covid-19
Petugas Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat melakukan fogging di Desa Kualasekampung, beberapa hari yang lalu. Dok

KALIANDA (Lampost.co) -- Di tengah pandemi virus Covid-19, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, kembali muncul satu kasus. Kali ini, M Maulana Timur (15), warga Desa Kualasekampung dinyatakan positif terserang DBD. 

Maulana dinyatakan mulai terserang gigitan nyamuk Aedes Aegypti sekitar pada 27 April 2020. Dia kini dirawat di RSUD Bob Bazar Kalianda. 

Menurut keterangan, Rayon, orang tua dari Pasien DBD mengatakan putra pertamanya itu mulai terserang sepekan lalu. Berdasarkan hasil uji laboratorium, putranya itu dinyatakan positif terserang DBD. 

"Waktu itu anak saya alami demam panas tinggi. Tapi, Alhamdulillah sekarang anak saya sudah sembuh dan sudah beraktifitas kembali," kata dia. 

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Sucipto melalui Koordinator Pemegang Program P2M, M. Ali membenarkan adanya penambahan satu kasus DBD di tengah pandemi Covid-19. Namun, pasien DBD itu kini telah sembuh.

"Selama April ini sudah ditemukan delapan kasus DBD. Alhamdulillah, semua pasien DBD sembuh dan kita juga sudah melakukan fogging dirumah pasien," kata dia. 

Dia mengatakan selama 2020 sudah ada 74 kasus DBD, diantaranya di Desa Baktirasa 7 kasus, Sukapura 21 kasus, kedaung 6 kasus, Bandaragung 8 kasus, Sumberagung 20 kasus, Margajasa 1 kasus, Mandalasari 4 kasus dan Kualasekampung 7 kasus.

"Tahun ini kasus DBD didominasi atau paling banyak kasus DBD, yakni di Desa Sukapura dan Bandaragung. Sedangkan, hanya Desa Margasari yang masih nihil ditemukan kasus DBD. Mudah-mudahan kasus DBD ini tidak muncul lagi," kata dia. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar