#nyamuk#DBD#palas

Kasus DBD di Palas Terus Mewabah 

( kata)
Kasus DBD di Palas Terus Mewabah 
Dokumentasi Lampost.co

KALIANDA (Lampost.co)-- Kasus Demam Berdarah Dengaue (DBD) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terus mewabah. Kali ini terdapat dua warga di Kecamatan setempat dinyatakan terserang nyamuk Aedes aegypti. 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, kasus DBD diwilayah kerja di UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas tercatat 10 kasus DBD. Dimana, dua kasus terbaru terjadi di Desa Sukamulya dan Desa Pulautengah. 
 
Petugas Surveilen Pukesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Joko Prihanto mengatakan kasus DBD terakhir di wilayah kerjanya dialami Suyanto (45) warga Desa Sukamulya dan Aldi (18) warga Desa Pulautengah. Hingga kini pihaknya telah menindaklanjutinya dengan pengasapan atau fogging. 
 
"Untuk Suyanto memang terserang DBD dari lingkungan rumahnya sendiri. Tapi, kalau Aldi terserang saat dia sekolah di Bandar Lampung dan dibawa pulang di kampung halamannya," kata dia, Rabu (20/3/2019). 
 
Menurut Joko, kasus DBD tahun ini di Kecamatan Palas mengalami peningkatan drastis. Dimana, hingga Maret terdapat 10 Kasus DBD. Padahal, tahun sebelumnya hanya terdapat 3 kasus DBD. 

"Dibandingkan 2018 ada peningkatan yang tinggi tahun ini. Sekarang saja masih bulan Maret dan masih ada kemungkinan akan muncul lagi kasus DBD baru," ujarnya. 
 
Untuk itu, Joko mengatakan pihaknya mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara serentak, terutama lingkungan rumah masyarakat setempat. 

"Kebersihan lingkungan dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menjaga kebersihan lingkungan yaitu menggiatkan program 3M yakni menguras, menutup, dan menimbun wadah genangan air agar nyamuk tidak berkembang biak," kata dia. 

 

Armansyah



Berita Terkait



Komentar