#demamberdarah#dbd#beritalamsel#kesehatan

Kasus DBD di Lamsel Jadi 20

( kata)
Kasus DBD di Lamsel Jadi 20
Foto: Dok

Kalianda (Lampost.co): Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan menyatakan kasus demam berdarah degue (BDD) pada Januari 2020 turun dibandingkan periode sama pada 2019. 

"Mudah-mudahan angka kasus DBD pada Januari 2020 ini tidak sebanyak tahun 2019 lalu mencapai 100 kasus. Untuk data sementara, angka kasus DBD pada Januari 2020 ini sebanyak 20 kasus," ujar Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Penular Dinkes Lamsel Kristi Endarwati, saat dihubungi, Minggu, 19 Januari 2020.

Data kasus DBD di Lampung Selatan rincianya yang dirawat di RSUD Bob Bazar Kalianda sebanyak 11 orang, 4 orang di puskesmas Kecamatan Sidomulyo dan 5 orang di puskesmas Kecamatan Ketapang.

"Untuk kasus DBD di Lampung Selatan rata-rata disebabkan karena penularan dan adanya sarang nyamuk," ujar Kristi.

Kristi mengatakan wilayah yang terdapat penularan DBD penanganannya dengan cara penyelidikan epidemiologi (PE) yakni mencari sumber penularan, memberantas sarang nyamuk, memberikan pemahaman kepada masyarakat, dan dilakukan fogging.

"Tapi, jika tidak ada penularan dalam kasus DBD. Karena, kemungkinan warga yang terserang DBD di daerah lain. Maka, perlu juga dilakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara melakukan bersih-bersih lingkungan sekitar," ujarnya.

Sebelumnya Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengajak masyarakat Lamsel untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengingat kondisi musim penghujan saat ini rentan terhadap penyebaran penyakit DBD. 

"Adanya penyebaran dari penyakit DBD bukan merupakan kesalahan dari Dinkes Lampung puskesmas maupun pemerintah. Penangkalan penyebaran DBD itu melibatkan langsung masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan," kata Nanang.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar