Dbdlampungutara

Kasus Demam Berdarah di Lampung Utara Menurun

( kata)
Kasus Demam Berdarah di Lampung Utara Menurun
Foto. Lampost.co/Yudhi

KOTABUMI (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara mencatat penurunan angka kasus penderita demam berdarah dengue (DBD) selama dua bulan terakhir, Maret-April 2020.

"Di tengah pandemik covid-19, kasus infeksi DBD yang dihimpun Dinkes dari laporan 27 Puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura selama dua bulan terakhir turun," ujar Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Selasa, 5 Mei 2020.

Merujuk data jumlah angka DBD pada Januari 2020, tercatat 66 kasus. Kemudian, Februari 2020 angka itu melonjak menjadi 195 kasus DBD atau mengalami presentase kenaikan 300 persen.

"Maret 2020, angka kasus infeksi DBD turun dengan jumlah laporan 46 kasus dan April tercatat angka kasus DBD kembali turun menjadi 10 kasus," kata dia.

Selama April 2020, rincian 10 kasus DBD diketahui dilaporkan di wilayah kerja empat puskesmas di tiga kecamatan. Puskesmas Kotabumi 2 orang, Kecamatan Kotabumi Selatan dengan penderita 5 orang, Puskesmas Wonogiri di Kecamatan Kotabumi Selatan dengan 3 penderita, Puskesmas Kotabumi Udik di Kecamatan Kotabumi dengan jumlah 1 kasus dan, Puskesmas Madukoro di Kecamatan  Kotabumi Utara dengan jumlah juga 1 kasus.

"Saya berharap Mei 2020, angka kasus DBD dapat kembali tertekan," tuturnya.

Dalam upaya menekan angka kasus DBD di Kabupaten Lampung Utara pihaknya mengaku  tidak bisa melakukan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahannya.

"Untuk mencegah meningkatkan angka kasus DBD di tengah pandemik korona, masyarakat mesti menerapkan  penerapan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan menguras, menutup dan menimbun (3 M) tempat - tempat atau wadah yang dimungkinkan menjadi tempat nyamuk bertelur," katanya. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar