#beritalampung#beritalamsel#dbd

Kasus DBD di Kecamatan Palas Bertambah

( kata)
Kasus DBD di Kecamatan Palas Bertambah
Petugas Puskesmas Palas melalukan pengecekan jentik nyamuk penyebab DBD. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co): Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali bertambah. Setidaknya dalam beberapa hari terakhir tercatat ada penambahan dua kasus DBD.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, penambahan jumlah kasus DBD tersebut muncul di Desa Palaspasemah. Dengan adanya penambahan itu, kasus DBD di Kecamatan Palas kini mencapai 19 kasus.

Pemegang Program DBD UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Joko Prihanto, mengatakan penambahan dua kasus itu dialami Donny Harry Maison (27) dan Jumari (60). Keduanya merupakan warga Desa Palaspasemah.

"Kedua pasien DBD yang dinyatakan positif DBD itu mulai terjangkit secara berbarengan. Dimana, awal mulai sakit pada 14 Juli 2022 dan dirawat di RSUD Bob Bazar pada 16 Juli 2022," kata dia.

Setelah mendapatkan laporan dari pihak RSUD Bob Bazar Kalianda, kata Joko, pihaknya langsung turun kerumah pasien untuk melakukan penyelidikan epidemiologi (PE). Hasilnya, ditemukan vektor jentik nyamuk dibeberapa bak penampungan air dirumah pasien

"Tadi kami PE ternyata memang ditemukan vektor jentik nyamuk di sekitar rumah pasien. Untuk itu, kami akan mengambil tindakan fogging hingga radius 100 meter dari rumah pasien pada Kamis 21 Juli 2022," katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Palas, Yasir FA mengatakan pihaknya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3 M plus.

"Masyarakat harus rajin menguras dan menutup bak penampungan air. Serta mengubur barang bekas yang menjadi objek genangan air. Kemudian, jangan lupa menggunakan body lation saat tidur, pagi hari dan sore," katanya.

Dengan bertambahnya dua kasus tersebut, jumlah kasus DBD di wilayah Kecamatan Palas kini mencapai 19 kasus, yang tersebar di tujuh desa, yakni Desa Sukaraja 4 kasus, Bangunan 1 kasus, Mekarmulya 1 kasus, Sukamulya 6 kasus, Tanjungsari 3 kasus, Sukabakti 2 kasus, dan Palaspasemah 2 kasus.

Adi Sunaryo






Berita Terkait



Komentar