#dbd#bandarlampung

Kasus DBD di Bandar Lampung Capai 439 Orang

( kata)
Kasus DBD di Bandar Lampung Capai 439 Orang
Dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Angka kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bandar Lampung di awal tahun 2020 ini terus mengalami kenaikan.

Terhitung sejak bulan Januari hingga 31 Maret 2020 sebanyak 439 orang alami DBD. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung mengatakan, jumlah tersebut meningkat karena saat ini telah memasuki musim hujan.

"Memang untuk angka DBD sejak januari sampai akhir bulan maret ada peningkatan. Di bulan Maret tercatat sebanyak 63 penderita, Februari 177 penderita dan sampai 31 Maret sebanyak 199 penderita total seluruhnya berjumlah 439 penderita," ujarnya, Jumat, 3 April 2020.

Pihaknya mengaku telah berupaya semaksimal mungkin. Mulai dari pembagian bubuk abate gratis, hingga proses pengasapan atau fogging jika terdapat kasus banyak pada suatu wilayah.

"Jika terdapat banyak kasus dalam satu kelurahan atau lingkungan, petugas kita akan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk dilaksanakan fogging. Kita (Dinkes) juga selalu membagikan bubuk abate gratis yang dapat diambil di puskesmas seluruh kecamatan secara gratis," ungkapnya.

Terakhir, dalam hal pencegahan DBD ini Dinkes selalu mengimbau warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, lakukan 3M Plus, yaitu menutup tempat penampungan air, menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air, dan menguras tempat air ditambah dengan menaburkan bubuk abate.

"Pencegahan penyebaran virus akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini sudah sering dan mudah untuk dilakukan oleh masyarakat. Intinya tetap menjaga kebersihan lingkungan mudah-mudahan jentik penyebab nyamuk pembawa virus DBD tidak akan berkembang biak," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar