covid-19lampung

Kasus Covid-19 di Lamsel Bertambah Enam

( kata)
Kasus Covid-19 di Lamsel Bertambah Enam
dok Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) --- Pasien konfirmasi positif covid -19 di Kabupaten Lampung Selatan kembali bertambah enam orang. Sementara terdapat dua kasus kematian akibat virus korona pada Senin, 23 November 2020.  

Sehingga, kini total menjadi 196 orang pasien konfirmasi positif covid-19 dan 10 kasus kematian aibat covid -19.

Hal ini dikatakan Jubir Tim Satgas Penanganan Covid -19 Kabupaten Lampung Selatan Jimmy Banggas Hutapea, Senin malam, 23 November 2020.

Menurut Jimmy, keenam kasus konfirmasi positif covid -19 rincianya pasien nomor 191 berinisial A (2), Warga Desa Sindangsari, Kecamatan Tanjungbintang.  

"Yang bersangkutan merupakan hasil tracing dari kasus konfiramsi positif Lampung Selatan nomor 190. Kondisinya, tidak bergejala dan kini tengah menjalani isolasi mandiri dirumahnya,"ujar dia.

Lalu, pasien nomor 192, seorang laki -laki berinisial W (32), Warga Desa Sidangsari, Kecamatan Tanjungbintang.  Pasien tersebut merupakan hasil tracing dari kasus konfirmasi positif Lampung Selatan nomor 190. "Kondisinya, tidak bergejala dan saat ini isolasi mandiri di rumahnya,"kata Jimmy.

Kemudian, jelas Jimmy, pasien nomor 193,  seorang laki - laki berinisial M (27), Warga Desa Merak Batin, Kecamatan Natar . Pasien merupakan kasus baru dan tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. "Kondisinya, tidak bergejala dan kini tengah menjalani isolasi mandiri dikediamanya,"jelas Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan itu.

Selanjutnya, tambah Jimmy, pasien nomor 194,  seorang peremuan berinisial T (28), Warga Desa Merak Batin, Kecamatan Natar. "Pasien itu merupakan kasus baru dan tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, saat ini tidak bergejala dan tengah menjalani isolasi mandiri dirumahnya,"tambahnya.

Dia mengungkapkan, pasien nomor 195,  seorang perempuan berinisial S (83), Warga Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jatiagung. Yang bersangkutan merupakan  kasus baru dan memiliki gejala. Dimana, pada 6 November 2020 melaksanakan operasi katarak di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Lalu, pada 10-14 November 2020 pasien berobat ke salah satu fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah di Kabupaten Lampung Selatan dan terdiagnosa typoid. Kemudian, pada 18 November 2020 masuk dirawat pada Rumah Sakit  Pemerintah Provinsi Lampung dan dilakukan pemeriksaan swab pertama. 

"Hasil pemeriksan swab pertama pada 18 November 2020 dinyatalan terkonfirmasi positif covid -19,"ungkapnya.

Jimmy, menegaskan pasien nomor 196,  seorang perempuan berinisial M (44), Warga Desa Negara Ratu, Kecamatan  Natar. Pasien tersebut merupakan  kasus  baru dan bergejala. Dimana, pada 7 November 2020, mulai mengalami demam dan batuk.

"Lalu, pada 12 November 2020, mengalami sesak nafas dan pada 15 November 2020 pasien berobat ke salah satu fasilitas pelayanan kesehatan swasta pada Kabupaten  Lampung Selatan. Selanjutnya, pada 17 November 2020, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Lampung dan dilakukan pemeriksaan swab pertama. Kemudian, pada 18 November 2020 dinyatakan terkonfirmasi positif covid -19 dari hasil pemeriksaan swab pertama,"tegasnya.

Selain itu, kata Jimmy, untuk kasus kematian pasien konfirmasi positif covid -19 yakni pasien nomor 195,  seorang perempuan berinisial S (83), Warga Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jatiaung, Lampung Selatan. "Dimana, pada 20 November 2020 , kondisi pasien mengalami perburukkan dan pada pukul 18.00 wib dinyatakan meninggal dunia. Jenazah pasien telah dilakukan pemulasaran dengan cara  protokol covid-19,"katanya.

Kemudian, untuk pasien nomor 196,  seorang perempuan berinisial M (44), Warga Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Pasien itu merupakan kasus baru dan bergejala.
Merupakan  kasus  baru, bergejala. "Pada 20 November  2020  kondisi pasien mengalami perburukkan dan pukul 14.40 wib dinyatakan meninggal dunia. Petugas telah melakukan pemulasaran jenazah dengan protokol covid-19," tambahnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar