koronacovid-19

Kasus Covid-19 di Lamsel Bertambah 13 dan Dua Meninggal

( kata)
Kasus Covid-19 di Lamsel Bertambah 13 dan Dua Meninggal
Ilustrasi. Medcom.id


Kalianda (Lampost.co) -- Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan kembali bertambah 13 orang. Sehingga, kini total menjadi 468 orang pada Selasa, 12 Januari 2021.

"Penambahan 13 pasien konfirmasi baru dan dua kasus kematian itu berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan," ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 setempat Eka Riantinawati, Selasa, 12 Januari 2021.

Menurut Eka Riantinawati, penambahan 13 orang pasien konfirmasi dan dua pasien diantaranya meninggal dunia tersebut berasal dari Kecamatan Way Panji, Katibung, Merbaumataram, Tanjungbintang, Jatiagung, dan Natar.

"Ke-13 pasien konfirmasi positif Covid-19 itu merupakan kasus baru," katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan itu, merinci 13 pasien tersebut meliputi pasien nomor 456, seorang perempuan berinisial R (7), warga Desa Sidoarjo, Kecamatan Way Panji. Pasien nomor 457, seorang perempuan berinisial M (27), warga Desa Lebung Sari, Kecamatan Merbaumataram. Pasien merupakan seorang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kecamatan Merbaumataram.

Pasien nomor 458, seorang lelaki berinisial AS (60), warga Desa Merbaumataram, Kecamatan Merbaumataram. Pasien nomor 459, seorang bayi berinisial A (1 Minggu), warga Desa Sidosari, Kecamatan Natar. Pasien nomor 460, seorang perempuan berinisial Y (32), warga Desa Natar, Kecamatan Natar.

Kemudian pasien nomor 461, seorang lelaki berinisial  Mj (38), warga Desa  Natar, Kecamatan Natar. Pasien nomor 462, seorang perempuan berinisial K (36), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung. Pasien nomor 463, seorang perempuan berinisial D (27), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung. Pasien nomor 464, seorang lelaki berinisial H (48), warga Desa Serdang, Kecamatan Tanjungbintang.

Lalu, pasien nomor 465, seorang perempuan berinisial  HP (54), warga Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjungbintang. Pasien nomor 466, seorang perempuan berinisial L (53), warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Tanjungbintang. Pasien nomor 467, seorang perempuan berinjsial MR (23), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung. Pasien nomor 468, seorang lelaki berinisial AS (49), warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung.

Untuk kasus kematian yakni pasien nomor 458, seorang lelaki berinisial AS (60), warga Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbaumataram. Pada 26 Desember 2020, pasien mengalami kecelakaan kerja saat bekerja kemudian dirujuk ke rumah sakit pemerintah di Kota Bandar Lampung. Selanjutnya, dilakukan skrining dan pengambilan swab pertama. Pasien dirawat keadaan koma, dan pada 27 Desember 2020 hasil Laboratorium terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kemudian pada 28 Desember 2020, pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 00.30 WB dan keluarga menolak pemulasaran jenazah secara protokol Covid-19," kata dia.

Kemudian, pasien nomor 465, seorang perempuan berinisial HP (54), warga Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjungbintang. Pada 27 Desember 2020, pasien mengalami gejala batuk, demam dan nyeri sendi. Lalu pasien berobat ke rumah sakit swasta di Lampung Selatan. Selanjutnya, pada 28 Desember 2020 dilakukan pengambilan swab pertama dan pasien dirawat di ruang isolasi.

Pada 8 Januari 2021, pasien meninggal dunia dan dilakukan pemulasaran atau pemakaman jenazah secara protokol Covid-19. Hasil laboratorium pasien dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 10 Januari 2021.

Winarko







Berita Terkait



Komentar