sanksiKASN

KASN Rekomendasikan Gubernur Beri Sanksi Zam Zanariah

( kata)
KASN Rekomendasikan Gubernur Beri Sanksi Zam Zanariah
Zam Zanariah. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) merekomendasikan pemberian sanksi atas pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) terhadap  Zam Zanariah yang tertuang dalam Surat Nomor: R-2680/KASN/9/2020.

Surat KASN tersebut tertanggal 18 September 2020 tersebut ditujukan kepada Gubernur Lampung sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian. Berdasarkan Surat Bawaslu Lampung Nomor: 013/K.LA-PM.05.01/III/2020 tanggal 11 Maret 2020.

Sehubungan dengan hal tersebut, KASN merekomendasikan kepada Gubernur Lampung sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memberikan sanksi Hukuman Disiplin Sedang kepada Zam Zanariah.

KASN juga meminta Gubernur Lampung untuk menindak tegas, melakukan pengawasan, dan mengimbau segenap ASN di lingkungan kerja untuk tetap menjaga netralitas dalam berbagai kegiatan/aktifitas politik atau mengarah pada keberpihakan atau konflik kepentingan dalam melaksanakan tugas pada Pilkada 2020.

Ketua Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Bandarlampung, Yahnu Wiguno Sanyoto, mengatakan surat KASN ditujukan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

"Bawaslu hanya menerima surat tembusan karena ditujukan kepada Gubernur Lampung sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian dan Zam Zanariah adalah PNS Provinsi dengan jabatan fungsional sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek," kata Yahnu, Minggu 18 Oktober 2020.

Dia mengatakan, Bawaslu sudah beberapa kali melakukan sosialisasi terkait dengan netralitas ASN bersama pemerintah kota dan berkoordinasi dengan jajaran di bawahnya.

"Kami sosialisasikan ke setiap kecamatan bersama para camat, kemudian memasang banner, dan juga brosur-brosur netralitas ASN. Kepada pemerintah daerah dan jajarannya di bawah, kita sudah menyurati sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran ASN," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar