#KASN#sanksi#ASN

KASN Jatuhkan Sanksi Bagi 3 ASN Lamsel

( kata)
KASN Jatuhkan Sanksi Bagi 3 ASN Lamsel
dok Lampost.co

Kalianda (Lampost.co) – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan tiga oknum PNS di Lampung Selatan bersalah karena mengunjungi posko pemenangan salah satu bakal calon di Desa Karanganyar, Kecamatan Jatiagung pada akhir Maret lalu.

Ketiga oknum pejabat di Lingkup Pemkab Lamsel itu diduga bersalah karena melanggar kode etik dan kode perilaku sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

Adapun ketiga ASN itu yakni Kepala Dinas PUPR Lamsel, SR, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamsel, AW, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamsel FB.

Mereka diberikan sanksi moral yang pelaksanaannya mengacu pada peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, dalam surat rekomendasi yang ditujukan kepada Plt Bupati Lamsel sebagai pejabat pembina kepegawaian itu, diberikan waktu selama 14 hari untuk pelaksanaan dan pelaporannya kepada KASN.

Kemudian, KASN akan menyampaikan dugaan pelanggaran itu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) sehingga pelayanan kepegawaian dalam Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) akan tertunda sampai dilaksanakannya rekomendasi KASN.

Saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Lamsel, Hendra Fauzi mengatakan pihaknya tidak menampik bahwa telah menerima tembusan rekomendasi dari KASN tersebut. Menurut dia, pihaknya akan melakukan pengawasan dalam pemberian sanksi tersebut oleh kepala daerah selaku pejabat pembina kepegawaian.

"Dinyatakan bersalah karena melanggar kode etik dan kode perilaku sesuai dengan UU ASN. Selanjutnya KASN merekomendasikan dan memberikan sanksi moral terhadap ketiga pejabat tersebut. Mengenai bentuk sanksinya, itu merupakan kewenangan dari kepala daerah yang wajib dilakukan selama 14 hari sejak surat rekomendasi KASN ini diterima," kata dia, Selasa, 28 April 2020.

Sebelumnya, setelah menjadi temuan dari Media Sosial Akun Facebook pada 30 Maret 2020 lalu, Bawaslu Lamsel telah melakukan serangkaian pemeriksaan sejumlah saksi dan klarifikasi terhadap ketiga pelapor.

"Setelah dilakukan kajian, hasilnya kami merekomendasikan ke KASN melalui Bawaslu Provinsi Lampung. Kemudian, kami mendapat balasan berupa tembusan dari KASN yaitu surat rekomendasi pemberian sanksi," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lamsel, Khoirul Anam.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar