#tersambarpetir

Karyawan Bank Tewas Tersambar Petir di Tengah Jalan

( kata)
Karyawan Bank Tewas Tersambar Petir di Tengah Jalan
Korban tewas tersambar petir Iwan Hafizon saat diperiksa petugas medis, Kamis, 2 April 2020. Dok. Warga


Sukadana (Lampost.co) -- Hujan yang disertai petir yang melanda wilayah Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, Kamis, 2 April 2020, sekitar pukul 17.00 WIB, membawa korban. Karyawan BRI Unit Raman Utara, Iwan Hafizon (31), tewas tersambar petir.

Warga Desa Kibang, Kecamatan Metrokibang tersebut, meregang nyawa tersambar petir di ruas jalan alternatif antara Desa Ramanaji dan Kotaraman, Kecamatan Raman Utara, saat pulang dari bekerja. Sejumlah keterangan dari sekitar lokasi kejadian menyebutkan peristiwa nahas tersebut bermula ketika sore itu turun hujan di seputaran Kecamatan Raman Utara.

Meski tidak sangat deras, hujan yang turun diiringi petir. Karena hujannya tidak deras, Iwan Hafizon yang usai bekerja di kantornya BRI Unit Kecamatan Raman Utara memutuskan untuk pulang ke rumahnya di Desa Kibang, Kecamatan Metrokibang.

Dengan mengendarai sepeda motor Honda Megapro BE-5245-FY, Iwan kemudian melaju untuk pulang ke rumahnya melintasi jalan alternatif antara Desa Ramanaji dan Desa Kotaraman. Namun, saat korban melintas itulah tiba-tiba petir menyambar.

Akibat sambaran petir tersebut Iwan terjatuh dari sepeda motornya dan tewas di lokasi dengan kondisi luka bakar dan lecet di kepala serta beberapa bagian tubuh lainnya. Sementara helm yang dikenakan korban hancur berantakan.

Masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut kemudian langsung melaporkan ke pihak berwenang. Anggota Polsek dan Koramil Kecamatan Raman Utara yang mendapat laporan turun ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Raman Utara.

Muharram Candra Lugina






Berita Terkait



Komentar