#nuansa#setitikair#ltmpt#snmptn

Karut-marut Pendaftaran

( kata)
Karut-marut Pendaftaran
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images

LEMBAGA tes masuk perguruan tinggi (LTMPT) bisa jadi institusi yang paling sibuk pada Februari dan Maret ini. Bukan cuma sibuk merancang sistem serta mekanisme pendaftaran calon mahasiswa perguruan tinggi negeri, melainkan juga merancang perpanjangan pendaftaran seleksi calon mahasiswa.

Karut-marut dimulai saat pendaftaran dan finalisasi seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) pada 4—14 Februari. Siswa yang berhak mendaftar kesulitan mengakses laman http://web.snmptn.ac.id. Banyaknya siswa yang gagal daftar hingga finalisasi mendorong LTMPT memperpanjang masa pendaftaran hingga 16 Februari.

Namun, ternyata selama masa perpanjangan itu perbaikan sistem belum maksimal sehingga siswa tetap saja kerepotan mengakses laman itu. Akhirnya, LTMPT mengeluarkan pengumuman perpanjangan kembali masa pendaftaran dan finalisasi SNMPTN 2019 hingga 19 Februari.

Jelang penutupan, para siswa tetap mengeluhkan betapa sulitnya mengakses laman tersebut meski telah menjajal pada tengah malam saat kemungkinan pengunjung sepi. Server eror dan laman sulit diakses jadi masalah besar saat itu.

Memasuki babak baru. LTMPT pada akhir Februari mengeluarkan sayembara tentang dibukanya pendaftaran ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) sebagai syarat untuk seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) pada 1 Maret. Sayembara itu tentu telah dinanti oleh para siswa kelas XII SMA/SMK/MA se-Indonesia.

Maka, sejumlah siswa, beberapa di antaranya dari SMAN 9 Bandar Lampung, dengan antusias mengakses laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id menggunakan NISN dan NPSN beberapa jam setelah pendaftaran dibuka. Namun, niat peserta didik itu tidak langsung terwujud.

Pasalnya, laman tersebut tidak bisa diakses. Kemungkinan karena server terlalu padat pengunjung sehingga down. Meski panitia lokal telah mengklaim laman kembali pulih pada Jumat (1/3) sore, nyatanya tak lama berselang panitia menyatakan pendaftaran UTBK ditutup sementara.

Panitia kembali membuka pendaftaran pada 4 Maret. LTMPT mengakui mengalami sejumlah kendala di antaranya masalah NPSN dan NISN serta sistem pembayaran ke bank mitra. Dari kondisi tersebut, jelas tecermin manajemen panitia belum optimal.

Antisipasi atas kendala-kendala yang mungkin terjadi tampaknya belum dipersiapkan matang. Dengan jumlah calon pendaftar yang sudah pasti, LTMPT mestinya tidak lagi kelabakan dengan membludaknya pengunjung laman. Jika server memang terbatas, terapkan saja pendaftaran secara bergilir. Semisal, dari Aceh hingga Lampung pada tiga hari pertama, selanjutnya Jawa pada hari berikutnya, hingga selesai.

LTMPT ternyata belum punya rekayasa untuk kondisi terburuk. Mau sampai kapan karut-marut ini?

Delima Natalia Napitupulu/Wartawan Lampung Post

Berita Terkait

Komentar