#beritalampung#bandarlampung#ott

Karomani Tunjuk Dua Pengacara Ulung

( kata)
Karomani Tunjuk Dua Pengacara Ulung
Ahmad Handoko ditunjuk sebagai pengacara Prof Karomani. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof Karomani menunjuk 2 pengacara ulung Ahmad Handoko dan Resmen Kadafi.

Ahmad Handoko mengatakan saat ini dia dan tim hukum sedang berdiskusi mengenai langkah kedepan yang akan diambil dengan mencermati seluruh peristiwa dan dinamika perkara OTT KPK terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri yang terus berkembang.

"Saya sama Resmen Kadafi yang ditunjuk (pengacara)," katanya saat dihubungi, Rabu, 24 Agustus 2022.

Dia berharap agar selalu mengedepankan asas praduga tidak bersalah. "Prof Karomani tidak ada niat jahat untuk memperkaya diri dari jabatan rektor dan tidak merugikan negara," ujarnya.

Dia meminta seluruh pihak sebaiknya menahan diri untuk berkomentar menghakimi kliennya dan menunggu putusan pengadilan.

Dia mengatakan hanya ditunjuk menjadi pengacara Karomani, tidak dengan kedua tersangka lainnya, Muhammad Basri dan Heriyandi.

Diketahui KPK menetapkan Rektor Unila Prof. Karomani bersama 3 kroninya sebagai tersangka kasus suap proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unila tahun 2022, Minggu, 21 Agustus 2022.

Diantaranya Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unila Heryandi, Ketua Senat Muhammad Basri, dan pihak swasta Andi Desfiandi.

KPK telah mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp414,5 juta, slip setoran tunai, deposito senilai Rp800 juta, dan kunci berisi emas batangan senilai Rp1,4 miliar. Kemudian dari KRM ada ATM dan buku tabungan Rp1,8 miliar.

KPK juga telah menggeledah Gedung Rektorat Unila selama lebih dari 12 jam pada Senin, 22 Agustus 2022. Dilanjutkan menggeledah Fakultas Kedokteran dan Fakultas Hukum Unila, Selasa, 23 Agustus 2022.

Hari ini, KPK melanjutkan penggeledahan di 2 rumah mewah Karomani yang berada di Kedaton dan Rajabasa Jaya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar