#keakaran#hutan#ulahmanusia#beritanasional

Karhutla karena Ulah Manusia, 1 Persen Faktor Alam

( kata)
Karhutla karena Ulah Manusia, 1 Persen Faktor Alam
ANTARA/Renald Ghifari


JAKARTA (Lampost.co) -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, membeberkan 99% kasus kebakaran hutan dan lahan di Indonesia disebabkan ulah manusia. Sementara sisanya, 1% faktor alam.

"Karena itu kita harus lebih fokus pada bagaimana menangani ulah manusia ini, supaya tidak menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," ujar Wiranto saat membuka rakorsus tingkat menteri, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.https://rv.mediaindonesia.com/www/delivery/lg.php?bannerid=835&campaignid=78&zoneid=164&loc=https%3A%2F%2Fmediaindonesia.com%2Fread%2Fdetail%2F254556-wiranto-karhutla-99-karena-ulah-manusia&referer=https%3A%2F%2Fmediaindonesia.com%2F&cb=bc4b0be205

Rapat yang membahas pengendalian karhutla 2019, itu dihadiri Menteri Koordinator PMK Puan Maharani, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Munardo, serta sejumlah pejabat kementerian/lembaga terkait.

Pada kesempatan itu Wiranto meminta agar rapat tersebut lebih fokus pada kesiapan untuk penanggulangan, seperti SDM, infrastruktur yang bisa membantu pencegahan, peralatan, dan sistem yang nantinya diterapkan.

"Kalau belum, hambatannya di mana? Kita koordinasikan di sini. Lalu terakhir, apa yang harus segera kita lakukan agar penanggulangan hutan ini bisa efektif. Maka pada saat kemarau panjang itu, titik api mudah-mudahan nol. Kita eliminasi seminimal mungkin," tandasnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, membeberkan 99% kasus kebakaran hutan dan lahan di Indonesia disebabkan ulah manusia. Sementara sisanya, 1% faktor alam.

"Karena itu kita harus lebih fokus pada bagaimana menangani ulah manusia ini, supaya tidak menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," ujar Wiranto saat membuka rakorsus tingkat menteri, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.

Rapat yang membahas pengendalian karhutla 2019, itu dihadiri Menteri Koordinator PMK Puan Maharani, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Munardo, serta sejumlah pejabat kementerian/lembaga terkait.

Pada kesempatan itu Wiranto meminta agar rapat tersebut lebih fokus pada kesiapan untuk penanggulangan, seperti SDM, infrastruktur yang bisa membantu pencegahan, peralatan, dan sistem yang nantinya diterapkan.

"Kalau belum, hambatannya di mana? Kita koordinasikan di sini. Lalu terakhir, apa yang harus segera kita lakukan agar penanggulangan hutan ini bisa efektif. Maka pada saat kemarau panjang itu, titik api mudah-mudahan nol. Kita eliminasi seminimal mungkin," tandasnya.

 

MI







Berita Terkait



Komentar