polrestabandarlampungsekolah

Kapolresta Yan Budi Apresiasi SMAN 6 Bandar Lampung

( kata)
Kapolresta Yan Budi Apresiasi SMAN 6 Bandar Lampung
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Yan Budi Jaya bertindak sebagai inspektur upacara pada upacara bendera di SMAN 6 Bandar Lampung, Senin, 17 Februari 2020. Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Yan Budi Jaya mengapresiasi SMAN 6 Bandar Lampung karena polisi mendapat kehormatan menjadi inspektur upacara bendera, Senin, 17 Februari 2020.

"Kami haturkan terima kasih kepada pihak sekolah, karena bisa sama-sama melaksanakan upacara bendera seperti ini," kata Yan Budi.

Hadir dalam upacara hari senin itu, antara lain Kepala SMAN 6 Hayati Nufus, pejabat di lingkungan Polresta, Kapolsek Panjang serta dewan guru.

Siswa dan dewan guru mendengarkan pengarahan dari Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Yan Budi Jaya dalam upacara bendera di SMAN 6 Bandar Lampung, Senin, 17 Februari 2020. Dok

Dia berharap sekolah yang ada di Bandar Lampung bisa mencontoh SMAN 6 agar siswa, dan guru termotivasi ikut menjaga kamtibmas terlebih lagi bahaya peredaran narkoba.

"Siswa sangat rentan dipengaruhi bahaya narkoba. Mohon kerjasama pihak sekolah untuk menjaga siswanya," kata Kapolresta.

Menurutnya narkoba sudah masuk ke sekolah melalui jaringan yang rapi dan masif. Berkaitan itu guru bisa meminta bantuan aparat kepolisian menghadang peredarannya di sekolah. "Belum terlambat, siswa adalah masa depan  negara yang harus dilindungi dan dibimbing agar tidak terperosok bahaya narkoba."

Kapolresta juga mengimbau agar siswa menegakan disiplin serta menjadi contoh teladan bagi masyarakat dalam menjaga kamtibmas. 

Dalam kesempatan itu, Kepala SMAN 6 berterima kasih atas kepedulian yang besar pihak kepolisian untuk melakukan pencegahan kenakalan siswa di sekolah, terutama narkoba.

"Kami mengusulkan agar pihak kepolisian dan Badan Narkotika Provinsi (BNP) membentuk duta narkoba di sekolah, seperti halnya Palang Merah Remaja (PMR), Patroli Keamanan Sekolah (PKS)," kata Hayati Nufus.

Ia menambahkan, baik PMR maupun PKS sangat bermanfaat bagi pembentukan jati diri siswa untuk belajar berorganisasi dan menegakan disiplin di kalangan pelajar.

Winarko







Berita Terkait



Komentar