#polisi#sanksi#polrestaba#bandarlampung

Kapolres Harus Beri Sanksi Tegas terhadap Polisi Bermasalah

( kata)
Kapolres Harus Beri Sanksi Tegas terhadap Polisi Bermasalah
dok google images

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, Chandra Mulyawan mengatakan kepolisian harus tegas dan transparan terhadap penegakan disiplin di internalnya.

Apalagi tertapat 28 anggotanya yang melakukan pelanggaran etika dan disiplin. Sebagai penegak hukum, polisi harus membersihkan jajarannya, memperkuat integritas dan profesionalisme  agar tidak terjadi hal serupa.

" Polresta Bandar Lampung harus terbuka terhadap publik. Ketegasan terhadap anggota dari seorang pimpinan betul-betul diuji kedepanya supaya ditubuh penegak hukum betul-betul bersih tidak ada pelanggaran lagi," kata dia, Kamis, 2 Januari 2020.

Menurut Chandra, selama satu tahun jumlah pelanggaran ada 28 oknum polisi, dapat diartikan dalam satu bulan ada dua penegak hukum di instansi Polresta yang diduga bermasalah.

"Kalau dilihat dari angkanya, itu cukup banyak. Kapolres harus memberikan sanksi yang tegas dan dioptimalisasi pengawasan oleh pimpinan," katanya.

Sebelumnya Polresta Bandar Lampung mencatat 28 anggotanya melakukan pelanggaran sejak Januari hingga Desember 2019.

Kapolresta Kombes Yan Budi Jaya mengungkapkan ke 28 personelnya melakukan pelanggaran disiplin dan etika. Mereka yang melakukan pelanggaran diantaranya sudah disidangkan.

" Ada 24 anggota yang melakukan pelanggaran disiplin dan 4 anggota lainya melakukan pelanggaran etika," kata dia, Kamis, 2 Januari 2019.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar