#PAPUA#KKB

Kapolda Papua Barat: Tangkap KKB Hidup atau Mati

( kata)
Kapolda Papua Barat: Tangkap KKB Hidup atau Mati
Tenaga kesehatan yang selamat dari aksi teror KKB di Kiwirok, Jumat, 17 September 2022, dievakuasi ke Jayapura. Dok. Antara


Manokwari (Lampost.co) -- Kapolda Papua Barat, Irjen Daniel T M Silitonga, memerintahkan penangkapan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang masih menebar teror kepada warga sipil di Maybrat, Papua Barat Daya. Daniel menegaskan KKB harus ditangkap baik dalam keadaan hidup maupun mati.

"Kami siaga satu hadapi KKB di Maybrat. Intinya para penjahat itu harus ditangkap hidup atau mati," kata Daniel dikutip dari Medcom.id, Kamis, 29 Desember 2022.

Daniel menjelaskan pihaknya juga meningkatkan status siaga di wilayah yang terendus teror bohong KKB. Menurutnya personel Polri dan TNI telah menguasai daerah Maybrat yang sebelumnya KKB mengklaim telah menduduki daerah itu.

"Sampai saat ini Maybrat dalam situasi kondusif. Polri dan TNI melakukan evaluasi berkala bersama Pemkab Maybrat sehingga kami memastikan video yang beredar tentang KKB menguasai Distrik Kmurkek itu tidak benar," kata Daniel.

Dia mengatakan patroli rutin dan terukur oleh Polri dan TNI untuk memastikan kondusivitas Maybrat secara menyeluruh.

"Kalau video pengakuan menguasai Kmurkek pada malam Natal, itu tidak benar. Bisa saja karena gelap mereka mengaku dengan membuat video. Akan tetapi, pukul 06.00 semua personel memastikan kondisi di sana aman," kata dia.

Untuk diketahui KKB yang masih bersarang di wilayah Maybrat hingga Bintuni Papua Barat masih menebar teror terhadap warga sipil dan aparat keamanan.

Polisi telah menyebar identitas sejumlah anggota KKB yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam rangkaian serangan terhadap pos militer maupun warga sipil pekerja jalan.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar