#poldalampung

Kapal Patroli C1 Jadi Kebutuhan Mendesak Awasi Jalur Tikus

( kata)
Kapal Patroli C1 Jadi Kebutuhan Mendesak Awasi Jalur Tikus
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi III DPR RI memantau langsung progres kebutuhan Polda Lampung ke pemerintah pusat dan Mabes Polri, terutama terkait penambahan kapal jenis C1 (tipe besar) yang sangat dibutuhkan untuk pengawasan wilayah perairan dan perbatasan.

Patroli wilayah perairan Lampung sangat dibutuhkan, selain pengawasan tindak pidana umum. Wilayah perairan berpotensi menjadi penyelundupan orang dan barang, termasuk narkoba dalam jumlah besar.

Usulan penambahan kapal tipe C1 juga merupakan hasil kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Polda Lampung dan BNN pada Februari 2021 lalu

"Hasil kunjungan 20 April 2021 kemarin, selain membahas tentang mudik, kami juga mengupdate informasi soal kebutuhan kapal C1 dari reses Februari kemarin. Ini segera saya pantau progresnya seperti apa di pusat," ujar anggota Komisi III DPR asal dapil Lampung Taufik Basari, Jumat, 23 April 2021.

Taufiq Basari menambahkan kapal tipe C1 sangat dibutuhkan karena butuh pengawasan ekstra di perairan Lampung. Terlebih, dari pemaparan Polda dan BNNP Lampung ke komisi III pelabuhan-pelabuhan kecil kerap dijadikan tempat masuknya narkoba

"Cukup kuat alasan untuk segera diadakan kapal tipe C1 untuk Polda Lampung," papar legislator asal Partai NasDem tersebut.

Dari laporan kunjunga kerja Komisi III DPR RI pada Februari 2021, disebutkan Polda Lampung memberdayakan 25 kapal yang terdiri dari berbagai macam tipe kapal dengan perincian tujuh unit kapal tipe C2, 14 unit kapal tipe C3, dan unit kapal tipe RIB.

Namun mengingat Selat Sunda sudah menjadi Alur Laut Kepulauan Indonsia (ALKI) yang merupakan kawasan internasional sehingga diperlukan tipe kapal yang lebih memadai yakni tipe C1.

Pelabuhan besar/resmi di Lampung:

• Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung
• Pelabuhan Teluk Semaka Kota Agung Kabupaten Tanggamus
• Pelabuhan Bakauheni Kab. Lampung Selatan
• Pelabuhan Bakau Bandar Jaya Kabupatem Lampung Selatan.

Pelabuhan kecil atau kerap jadi jalur tikus:

• Pelabuhan Canti Kabupaten Lampung Selatan
• Pelabuhan Dermaga Bom Kalianda Kabupaten Lampung Selatan
• Pelabuhan Krui Kabupaten Pesisir Barat
• Pelabuhan Kuala Telabas Pesisir Tengah
• Pelabuhan Pulau Pisang Kab. Pesisir Utara
• Pelabuhan Kuala Penet Kabupaten. Lampung Timur
• Pelabuhan Kuala Bom Desa Muara Gading Kabupaten Lampung Timur

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung juga memetakan jalur peredaran narkotika di Lampug. Beberapa diantaranya menggunakan jalur laut di Lampung Timur melalui pelabuhan tikus, Kabupaten Tanggamus melalui pelabuhan Kotaagung dan jalur laut, Kabupaten Lampung Selatan Pelabuhan Merak Bakauheni, Kota Bandar Lampung melalui pelabuhan International Panjang, Pusat Distribusi, dan Pesisir Barat melalui beberapa pelabuhan tikus.

Dalam pemberitaan Lampost.co, peredaran narkoba jumlah besar melalui jalur tikus perairan pernah diungkap Polsek Pasirsakti, Polres Lampung Timur. Polisi mengamankan 60 kg sabu di Dusun I, Desa Mulyosari, Kecamatan Pasirsakti, Lampung Timur.

Winarko







Berita Terkait



Komentar