#kapal#jakarta

Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Teluk Jakarta Mengakibatkan Empat Orang Hilang

( kata)
Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Teluk Jakarta Mengakibatkan Empat Orang Hilang
Sebuah kapal nelayan tenggelam di Perairan Teluk Jakarta, tepatnya 35 menit dari arah Pantai Mutiara. (Foto: Istimewa)


 

Jakarta (Lampost.co) -- Sebuah kapal nelayan tenggelam di Perairan Teluk Jakarta, tepatnya 35 menit dari arah Pantai Mutiara. Sebanyak empat orang hilang.
 
"Korban dari kapal nelayan tersebut berjumlah 10 orang, selamat enam orang, dalam pencarian empat orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 September 2021.
 
Yusri menuturkan insiden itu pertama kali ditemukan kapten kapal Tanto Setia. Dia yang tengah berlayar dengan rute Tanjung Priok-Belawan melihat kapal nelayan terbalik di titik koordinat 05°50'42" S-106°56'22" E atau Perairan Teluk Jakarta.

"Kapten Tanto langsung mengevakuasi korban ke kapalnya dan melaporkan kejadian tersebut ke VTS Tanjung Priok," ujar Yusri.

Baca juga: Kapal Nelayan Telukbetung Timur Lampung Hilang Kontak

Korban selamat dipindahkan ke Kapal Pancaran Integrity menuju Dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara. Yusri membeberkan identitas ke-10 awak kapal.

Sebanyak enam orang yang selamat, yakni nakhoda, Ale, 34, anak buah kapal (ABK), Cecep, 18, kepala kamar mesin (KKM), Mulyana, 31, Gito, 39, Daniel Manuete, 25, dan Muh. Kadiman, 24. Sedangkan, empat orang yang hilang ialah ABK, Abdul Malik, 20, Adam, 19, Arif, 27, dan Agus, 19.
 
"Upaya yang dilakukan saat ini melakukan pencarian dan pertolongan terhadap empat korban yang hilang bersama tim gabungan Satpolair Polres Kepulauan Seribu, Basarnas, KSOP & Syahbandar. Kemudian, menghubungi pihak keluarga korban," ungkap Yusri.
 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar