#kapalkandas#pesisirbarat#evakuasi#beritalampung

Kapal Nelayan Karam di Kuala Stabas Dievakuasi Pemiliknya

( kata)
Kapal Nelayan Karam di Kuala Stabas Dievakuasi Pemiliknya
Kapal yang kandas akibat cuaca ekstrem. (Foto:Dok.Lampost.co)

KRUI (Lampost.co)--Kapal nelayan yang karam dan rusak di pantai tempat pelelangan ikan (TPI) pelabuhan Kuala Stabas, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah,  kabupaten Pesisir Barat, akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu, akhirnya ditarik oleh pemiliknya dengan menggunakan alat berat. 

Pemantauan Lampost.co di lokasi,  Senin (17/12/2018), satu unit ekskavator menarik dan membawa bagian sayap kapal yang telah rusak tersebut ke tepi pantai. Beberapa warga dan pemilik kapal yang terbuat dari kayu tersebut menyaksikan kegiatan itu. 

Hamzah, paman dari pemilik kapal kayu tersebut, mengatakan pihaknya hanya berupaya menyelamatkan kapal itu dan mengambil bagian bagian yang memang dapat diselamatkan.  

Berita Terkait: Kapal Asal Padang Kandas, Terseret Gelombang di Kuala Stabas

"Kami dari Kotaagung, Tanggamus, kami membeli kapal untuk bagan ikan ini, dari Padang yang akan dibawa ke Kotaagung, di tengah perjalanan kena musibah.  Kondisi kapal tidak bisa diselamatkan,  apa yang bisa diambil ya kami ambil," kata Hamzah.
  
Kata dia, kapal untuk bagan ikan itu mereka beli seharga Rp300 juta.
Mewakili pemilik kapal,  Hamzah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, sebab kata dia, Pemkab dan warga Krui dengan tulus ikhlas membantu pihaknya yang mendapat musibah atas peristiwa itu.  

"Terima kasih kami kepada warga dan pemerintah,  mereka dengan tulus iklas bantu kami, bahkan mereka yang menwarkan alat berat ini untuk mengevakuasi bagian bagian kapal yang masih bisa diambil dan dimanfaatkan. Kalau kami bayar gak terbayar, mereka tidak menekan, kami sekadar membelikan bahan bakar untuk alat berat ini untuk bekerja mengevakuasi bangkai kapal ini, mereka sangat membantu kami," kata dia. 

Yon Fisoma



Berita Terkait



Komentar