#maling

Kantor Perusahaan Serabut Kelapa di Kaliawi Disatroni Maling

( kata)
Kantor Perusahaan Serabut Kelapa di Kaliawi Disatroni Maling
Kantor perusahaan serabut kelapa di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Kaliawi Persada, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, yang disatroni kawanan pencuri.Lampost.co/Andi Apriadi

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor perusahaan serabut kelapa di Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Kaliawi Persada, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, disatroni kawanan pencuri, Rabu, 12 Februari 2020. Dua pelaku meloloskan diri dari amukan warga sekitar yang sudah mencari dan menunggu di lokasi.

Para pelaku diduga melarikan diri lewat belakang kantor. Berdasarkan pantauan Lampost.co, beberapa anggota polisi dari Polsek Tanjungkarang Barat dibantu warga sekitar masih mencari kawanan pencuri ini. Bahkan pencarian dilakukan sampai ke semak-semak, tapi pelaku tidak ditemukan.

Ebi, penjaga malam kantor, mengatakan melihat dua orang masuk ke kantor perusahaan serabut kelapa melalui pintu belakang. "Saya lihat ada dua orang masuk lewat pagar tembok, terus masuk ke kantor. Karena saya sendirian kemudian laporan sama ketua RT dan warga sekitar," ujarnya, saat ditemui di lokasi.

Dia menambahkan ketika warga mulai ramai, pelaku yang sudah masuh ke kantor langsung lari lewat belakang kantor lagi. "Saya dan warga mau masuk ke dalam enggak bisa karena pintunya dikunci. Kan tugas saya cuma jaga di depan saja," katanya.

Dia menduga kawanan pelaku ini penasaran dengan isi brangkas yang ada di dalam kantor. Dia menjelaskan sebelumnya telah terjadi pencurian pada Selasa malam, 11 Februari 2020.

"Tadi malam itu kantor ini juga kebobolan, pelaku ambil satu unit ponsel dan laptop serta mencoba ambil brankas, tapi mereka enggak berhasil. Brankas juga masih di luar," ujarnya.

Sementara itu, Andi, pegawai kantor, mengaku terkejut mendengar kabar tempat kerjanya disatroni kawanan pencuri. "Saya hari ini lagi enggak ke kantor karena lagi sakit. Lalu saya dapat kabar katanya kantor bobol maling, makanya saya datang ke sini. Ini kantor serabut kelapa, kalau pabriknya di Lampung Timur," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar