#pilkada#pemilu#politik#kampanye

Kampanye Online Belum Terlalu Dilirik Paslon

( kata)
Kampanye Online Belum Terlalu Dilirik Paslon
Ilustrasi. Foto: Google Images


Jakarta (Lampost.co): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan minimnya penggunaan metode kampanye secara daring atau online oleh pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Paslon masih menggandrungi metode kampanye pertemuan terbatas.
 
"Kampanye daring masih belum diefektifkan oleh paslon," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam webinar bertajuk 'Siap Siaga Menghadapi Pilkada di Tengah Pandemi', Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Fritz mengungkapkan pada 10 hari kedua masa kampanye atau 6-15 Oktober 2020 kampanye dengan pertemuan terbatas sebanyak 16.468 kegiatan. Angka ini meningkat dibandingkan periode 10 hari sebelumnya sebanyak 9.189 kegiatan.

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan minimnya penggunaan metode kampanye secara daring oleh pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Paslon masih menggandrungi metode kampanye pertemuan terbatas.
 
"Kampanye daring masih belum diefektifkan oleh paslon," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam webinar bertajuk 'Siap Siaga Menghadapi Pilkada di Tengah Pandemi', Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Fritz mengungkapkan pada 10 hari kedua masa kampanye atau 6-15 Oktober 2020 kampanye dengan pertemuan terbatas sebanyak 16.468 kegiatan. Angka ini meningkat dibandingkan periode 10 hari sebelumnya sebanyak 9.189 kegiatan

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar