#penembakan

Kakek Penembak Keponakan di Lambar Dibebaskan

( kata)
Kakek Penembak Keponakan di Lambar Dibebaskan
Kejaksaan Tinggi Lampung. Dok Kejati


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Agung menyetujui permohonan restorative justice (RJ) terhadap Dirun (60), warga Suoh, Lampung Barat.

Kakek tersebut menjadi tersangka setelah tak sengaja menembak keponakannya Sugiarto, hingga tewas saat berburu.

"Penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif yang disangka melanggar Pasal 359 KUHP," ujar Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra, Selasa, 18 Oktober 2022.

Dia menjelaskan penembakan itu terjadi saat Dirun, korban Sugiarto, dan beberapa rekannya, hendak berburu babi di kebun tersangka dengan senapan gejluk pada 9 Agustus 2022.

“Korban memompa senapan gejluk dan mengisi peluru, serta menyuruh tersangka memompa dan mengisi peluru pada senapan gejluk lainnya,” ujarnya.

Namun, ternyata jari tengah tangan kiri tersangka tak sengaja menekan pelatuk terlebih dulu dan mengenai korban hingga meninggal.

Menurut dia, tersangka memenuhi syarat pemberian RJ, seperti baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman pidana di bawah 5 tahun, tersangka berumur 60 tahun, dan ada kesepakatan perdamaian antara korban dan tersangka.

"Korban itu keponakan kandung dari tersangka, barang bukti atau nilai kerugian juga tidak lebih dari Rp.2,5 juta,” ujarnya.

Untuk itu, Kejari Lampung Barat akan menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) berdasarkan keadilan RJ sebagai perwujudan kepastian hukum.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar