#Penembakan#AmerikaSerikat

Kakek 87 Tahun Tembak Mati Seorang Wanita

( kata)
Kakek 87 Tahun Tembak Mati Seorang Wanita
Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)

Idaho (Lampost.co) -- Kakek berusia 87 tahun menembak tiga wanita di sebuah apartemen di Idaho, Amerika Serikat. Satu dari ketiga wanita meninggal, sementara dua lainnya terluka. Pelaku menembak mati dirinya sendiri usai beraksi.

Otoritas Idaho mengatakan, Roger Nordberg menembaki ketiga wanita pada Kamis 20 Februari, sekitar pukul 16.00 di apartemen Portstewart Senior Apartments di Caldwell. Pelaku diketahui sudah sejak lama berseteru dengan dua wanita.

Dilansir dari 9News, Sabtu 22 Februari 2020, pelaku menembak mati Darline Queen, wanita berusia 76 tahun yang merupakan penghuni apartemen tersebut. Satu penghuni lainnya, Juanita Pressler yang berumur 79 tahun terluka terkena tembakan pelaku. Bekas penghuni, Kathleen Schlemmer, 58, juga terkena tembakan saat sedang berkunjung ke apartemen.

Kedua korban luka dikabarkan berada dalam kondisi stabil di dua rumah sakit berbeda. Seorang polisi yang merespons ke lokasi kejadian juga tertembak, namun otoritas setempat menolak memberikan detail lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Caldwell, Frank Wyant, mengatakan bahwa Norberg telah berseteru dengan Queen dan Schlemmer sejak satu tahun terakhir. Salah satu pemicu ketegangan antar ketiganya adalah Nordberg yang sering terlalu keras membunyikan volume televisi.

Menggunakan alat bantu jalan, Nordberg bergerak menuju sebuah kamar tempat ketiga wanita sedang duduk santai. Pelaku kemudian menembak ketiganya. Wyant mengatakan masing-masing wanita terkena satu peluru, sedangkan dua tembakan lainnya meleset.

Wyant mengatakan Nordberg tidak menembak polisi yang tiba di lokasi. "Dia tidak terlibat baku tembak dengan polisi," ungkap Wyant.

Polisi mengatakan jasad Nordberg ditemukan di lantai dua apartemen, di sebuah ruangan umum yang berada di samping kamarnya.

Caldwell merupakan kota yang merupakan bagian dari area metropolitan Boise. Total populasi kota tersebut berkisar 54 ribu.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar