#narkoba#perkaratertinggi#kejari#beritalampung

Kajari: Perkara Narkotika Tetap Peringkat Pertama Selama 2018

( kata)
Kajari: Perkara Narkotika Tetap Peringkat Pertama Selama 2018
Kepala Kejari Bandar Lampung, Hentoro Dwicahyono di Kantornya Jumat (14/12/2018).(Foto:Lampost/Febi H)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sepanjang tahun 2018 Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menangani perkara narkotika nyaris tembus 1000 perkara, kata Kepala Kejari Bandar Lampung, Hentoro Dwicahyono di Kantornya Jumat (14/12/2018).

Hentoro menyebutkan perkara narkotika menduduki peringkat paling banyak sejak tiga tahun terakhir, pengungkapan kasus tersebut kata dia semakin tahun semakin bertambah dan tidak pernah berkurang.

"Ada peningkatan secara signifikan dari tahun ke tahun, kalau diperkirakan sampai bulan ini dari awal tahun bisa tembus seribu perkara yang masuk ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung," katanya.

Hentoro menilai peningkatan kasus narkoba dari tahun ke tahun penyebab utamanya Provinsi Lampung merupakan lintas para pengedar hendak menyebrang ke pulau Jawa. "Salah satu penyebab maraknya kasus narkotika di Lampung, karena Porvinsi kita ini tempat lintas para bandar yang hendak menyebrang," katanya.

Disinggung mengenai langkah apa yang di tempuh Kejaksaan untuk menurunkan kasus narkotika di Bandar Lampung, Hentoro menyebutkan, jika belakangan pihak kejaksaan sudah berupaya sekuat tenaga untuk menekan angka kasus narkotika yang terus meningkat setiap tahunya dengan cara memberi tuntutan maksimal kepada para bandar dan pengedar.

"Saya selalu katakan kepada Jaksa Kejari Bandar Lampung, yang menangani perkara narkotika harus memberi tuntutan yang maksimal apa lagi kepada bandar dan residivis kasus yang sama, jadi tidak ada ampun bagi para bandar haru diberi hukuman berat sebagai efek jera buat mereka," katanya.

Untuk mengantisipasi penyalah guna narkotika di instansi yang ia pimpin, Hentoro terus memberi arahan jika ada tindakan tegas kepada oknum jaksa yang terlibat dalam peredaran narkotika atau pun pengguna.

Febi Herumanika

Berita Terkait

Komentar