#lampung#kejaripringsewu

Kajari Imbau Kontraktor Tuntaskan Proyek Sesuai Aturan

( kata)
Kajari Imbau Kontraktor Tuntaskan Proyek Sesuai Aturan
Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Asep Sontani Sunarya saat menyampikan press release capaian kinerja 2019. Dok.Kejari Pringsewu

Pringsewu (Lampung.co) -- Para pelaksana proyek kegiatan pembangunan milik pemerintah agar berhati-hati dan mengerjakan tugasnya sesuai dengan aturan. Sebab, walau  pembangunan sudah selesai setelah beberapa tahun, tidak menutup kemungkinan di kemudian hari ada laporan terkait pembangunan tersebut dan dimungkinkan dilakukan penyelidikan dan penyidikan.

Oleh karena itu, pelaksana proyek dalam melakukan pembangunan harus menjaga dan mengedepankan kualitas dengan standar dan spesifikasi baik bahan maupun pelaksanaan yang benar agar tepat mutu dan tepat sasaran. “Sebab, jika ada laporan adanya dugaan pelanggaran dari hasil pengerjaan, bisa saja menjadi temuan dan kasusnya bisa ditingkatkan kepada penyelidikan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Asep Sontani Sunarya, Kamis, 12 Desember 2019.

Di mencontohkan kasus dugaan korupsi pembangunan ruang rawat inap RSUD Pringsewu tahun 2012. Itu berasal dari laporan masyarakat dan terbukti menyalahi aturan serta merugikan negara Rp717 juta dari total proyek Rp3,9 miliar. "Artinya, proyek yang sudah tujuh tahun masih bisa kami ungkap dengan bantuan tim ahli konstruksi bangunan dan penghitungan kerugian negara oleh BPKP," ujarnya.

Apalagi, kasus korupsi memiliki kedaluwarsa menurut Pasal 78 Ayat (1) KUHP terdapat kewenangan menuntut pidana dengan kedaluwarsa sampai batas waktu 18 tahun.

Kajari berharap semua proyek pemerintah di Pringsewu benar-benar memenuhi standar kualifikasi baik mutu maupun pekerjaan sehingga tidak ada celah untuk dilaporkan. "Kasus RSUD pun karena adanya laporan masyarakat, lalu ditindaklanjuti," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar