Kainataru

KAI Batasi Penumpang saat Nataru

( kata)
KAI Batasi Penumpang saat Nataru
Kereta Api Kuala Stabas di Stasiun Tanjung Karang Bandar Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT. Kereta Api Indonesia (KAI) membatasi penumpang yang hendak menggunakan transportasi kereta pada libur Natal dan tahun baru 2021. Hal tersebut guna menghindari penyebaran covid-19 yang saat ini belum reda.

Pemerintah sendiri menetapkan hari libur mulai 24-27 Desember 2020 dan 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Penggunaan kereta api akan ramai di hari sabtu-minggu dan hari libur. Protokol kesehatan pencegahan covid-19 wajib diterapkan dalam pelayanan kereta api.

Manager Humas PT KAI Divre IV, Jaka Jarkasih mengatakan pada libur Nataru penumpang yang ingin menggunakan transportasi kereta api dibatasi 70% dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Biasanya setiap kali berangkat, kapasitas tempat duduk kereta ada 400 kursi. Namun kali ini untuk mencegah penularan covid hanya 70% saja atau sekitar 280 kursi penumpang.

"Untuk hari libur dan weekend selalu penuh. Rata-rata 2 hari sebelum keberangkatan, para penumpang sudah memesan tiket secara online. Okupansi penumpang selalu tinggi setiap liburan," katanya Minggu, 20 Desember 2020.

Ia mengatakan sejak dibelakukannya penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19, pihaknya menerapkan aturan tersebut secara melekat. Menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun atau penyanitasi tangan (3M) wajib dilakukan. Para penumpang sebelum masuk ke stasiun wajib dilakukan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas.

Penumpang dengan suhu 37,3 derajat celcius atau dibawahnya diperbolehkan masuk. Sementara bila ada penumpang dengan suhu diatas 37,3 derajat celcius maka akan dipisahkan dan beristirahat diruang khusus dan tim medis akan melakukan pemeriksaan. Bila suhu sudah normal maka dipersilahkan masuk. Sementara bila ada indikasi covid-19 maka tim medis melakukan penanganan lebih lanjut.

"Di dalam kereta kami sterilkan setiap 3-4 jam sekali. Kemudian penumpang juga duduk berjarak. Kami terus melakukan antisipasi dan pencegahan penularan covid-19. Alhamdulillah sejauh ini belum ada ditemukan penumpang yang terindikasi covid-19," katanya. 

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar