Umkm

Kagama Lamsel dan Bank Sampah Sahabat Gajah Kolaborasi Majukan UMKM

( kata)
Kagama Lamsel dan Bank Sampah Sahabat Gajah Kolaborasi Majukan UMKM
Peserta Workshop Entrepreneur bersama narasumber Edi Darmawansyah, Ketua Kagama Lamsel Toyib Setyadi, dan founder Bank Sampah Sahabat Gajah Tedy Purwoko.

KALIANDA (Lampost.co) -- Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pengcab Lampung Selatan dan Bank Sampah Sahabat Gajah Tanjungbintang berkomitmen memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung Selatan.

Toyib Setyadi, ketua Kagama Lamsel, mengatakan Kagama sebagai lembaga siap membina UMKM dan memberikan pendampingan tenaga ahli yang dimiliki untuk membantu kemajuan UMKM, khususnya di Lampung selatan.

"Itu sebagai salah satu bentuk kontribusi Kagama Lamsel terhadap masyarakat sesuai dengan Tri Dharma UGM," kata Toyib dalam Workshop Digital Marketing for Entrepreneur yang diselenggarakan Kagama Lamsel bersama Bank Sampah Sahabat Gajah di aula Tanjung Family, Tanjungbintang, Sabtu, 29 Februari 2020.

Tedy Purwoko, penggagas Bank Sampah Sahabat Gajah, mengatakan kelas materi digital marketing membahas tentang smart branding yang disampaikan Edi Darmawansyah dari Jakarta.

"Kelas ini mengajarkan bagaimana membentuk merek usaha atau dagang menjadi mudah dikenali dan unik untuk meningkatkan penjualan. Materi ini sangat membantu pelaku UMKM di Lamsel dalam mengembangkan usaha mereka," kata Tedy.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dari komunitas wirausaha terbukti sangat tinggi. Mereka dari beberapa kecamatan yang ada Lamsel, seperti Tanjungbintang, Merbaumataram, Katibung, Kalianda, Way Sulan, Candipuro, Palas, Penengahan, dan Sidomulyo. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar