#kehutanan

Kadishut Lampung Nilai 62 Persen Kondisi Hutan Lampung Baik

( kata)
Kadishut Lampung Nilai 62 Persen Kondisi Hutan Lampung Baik
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah saat ditemui di Gedung Balai Keratun, beberapa waktu lalu (Foto: Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah mengatakan pihaknya mencatat seluas 62 persen lahan hutan di Lampung dalam keadaan dan kondisi telah baik. 

"Adapun seluas 86 persen lahan hutan termasuk ke dalam aktivitas manusia, sehingga target perbaikan diarahkan untuk memberikan akses legal kepada petani penggarap," kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, melalui telepon, Senin, 21 Maret 2022.

Yanyan melanjutkan akses legal yang diberikan ke petani itu untuk mendapatkan akses perhutanan sosial. 

"Sehingga harapannya para petani menjadi terbina baik dalam pengurusan lahan dan hasil tani serta dapat dimontoring aktivitasnya," ujar dia. 

Yanyan juga memaparkan saat ini terdapat 14 persen yang merupakan lahan hutan blok inti dan perhutanan sosial dengan luas sekira 199.232 hektare dengan penduduk sebanyak 94.000 kartu keluarga (KK) yang menjadi petani. 

Namun, pihaknya juga terus mengevaluasi kinerja tim yang dibentuk oleh Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) yang biasanya berasal dari program kerja perhutanan sosial. 

"Dimana PSKL ini mendapatkan persetujuan atau tanda tangan dari berbagai unsur termasuk akademisi dan lembaga masyarakat untuk melakukan monitoring," jelas dia. 

Yanyan juga menjelaskan pihaknya terus melakukan pemanfaatan salah satunya usaha pemanfaatan hutan kayu oleh korporasi. Dimana saat ini terdapat tiga perusahaan yang tergabung dalam program tersebut. 

"Ada perusahaan PT Silva Inhutani Lampung yang berstatus Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri pada Hutan Tanaman (IUPHHK-HTI) dengan luas 42,7 hektare," jelasnya. 

Selanjutnya, PT Budi Lampung Sejahtera dengan izin IUPHHK-HTI dengan luas lahan 9,6 hektare. Disusul PT Inhutani V Unit Lampung dengan izin IUPHHK-HTI dan luas 56,5 hektare. 

"Sehingga total luas usaha pemanfaatan hutan kayu seluas 109,45 hektar," kata dia. 

Yanyan juga menerangkan kawasan hutan negara di provinsi Lampung berdasarkan SK menteri kehutanan nomor 256/kpts-II/2000 menyebut total luas lahan 1 juta ha atau sekitar 28,45% luas wilayah. 

Adapun terdapat tiga fungsi hutan diantaranya konservasi dengan kewenangan pusat seluas 4397 hektare dan kewenangan provinsi seluas 22,2 hektare dengan luas total 462 hektare.

Disusul fungsi hutan lindung dengan kewenangan provinsi seluas 317,6 hektare dan fungsi hutan produksi dengan kewenangan provinsi seluas 225 hektare.  Sehingga ketiga fungsi hutan dalam kewenangan provinsi seluas 564, 9 hektare dengan luas total 1.004.735 hektare.

"Untuk tata ruang kawasan hutan yang merupakan kewenangan provinsi diantaranya perlindungan, inti, koleksi tumbuhan dan satwa, pemanfaatan hhk/ht, pemanfaatan KH jasa lingkungan dan hasil hutan bukan kayu (HHBK), pemberdayaan, khusus, tradisional, wilayah tertentu, dan rehabilitasi," papar dia. 

Dengan jumlah Tahura War seluas 22,2 hektare hutan lindung seluas 376 hektare hutan produksi seluas 225 hektare, dan jumlah keseluruhan tata ruang kawasan hutan di provinsi Lampung seluas 5.649 hektare. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar