#penanganancovid-19#anggaranrefocusing

Kadis Koperindag Tubaba Bantah Gunakan Anggaran Refocusing Covid-19

( kata)
Kadis Koperindag Tubaba Bantah Gunakan Anggaran <i>Refocusing</i> Covid-19
Bupati Tubaba Umar Ahmad didampingi Wakil.bupati.Fauzi Hasan dan Sekdakab Herwan Sahri.Dok.

Panaragan (Lampost.co) -- Kepala Dinas Koperasi Mikro Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tulangbawang Barat (Tubaba) Khairul Amri membantah pernyataan Sekkab Herwan Sahri terkait penggunaan anggaran refocusing Covid-19. Dinasnya disebut telah menyerap anggaran refocusing kegiatan Covid-19 Rp66 juta dari Rp176 juta yang disiapkan pemkab untuk penanganan dampak ekonomi.

"Dinas yang saya pimpin belum pernah menggunakan dana untuk kegiatan Covid-19 sepeser pun. Kalaupun kami turun ke pasar-pasar menggunakan dana pribadi tidak menggunakan dana korona," ujar Khairul kepada Lampost.co saat dimintai tanggapan terkait penggunaan dana Covid-19, Selasa sore, 30 Juni 2020.

Khairul menjelaskan terkait anggaran Covid-19 tidak pernah mengajukan penggunaan anggaran ke pemkab dan memastikan tidak ada anggaran Covid-19 yang terserap ke dinasnya. "Maksud Pak Sekkab mungkin dinas lain, bukan Dinas Koperindag," kata dia.

Berita terkait: Penanganan Covid-19 di Tubaba Sudah Habiskan Rp12,6 M

Sementara itu, Sekkab Herwan Sahri  mengatakan realisasi belanja untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 yang menggunakan dana refocusing disiapkan anggaran Rp10,4 miliar. Dana tersebut dipergunakan tiga kegiatan, yakni kesehatan Rp1,5 miliar, kegiatan penyediaan jaring pengaman sosial Rp8,7 miliar, dan kegiatan penanganan dampak ekonomi Rp167 juta lebih.

Dari total anggaran refocusing Rp10,4 miliar tersebut, kata Sekkab, baru terserap Rp66 juta. Anggaran yang terserap dipergunakan kegiatan penanganan dampak ekonomi yang digunakan Dinas Koperindag.

"Koperindag sudah menyerap anggaran Rp66 juta untuk memantau dampak ekonomi di sejumlah pasar," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar