#sidang#korupsi#BOK

Kadis Kesehatan Pesisir Barat Diduga Korupsi Dana BOK

( kata)
Kadis Kesehatan Pesisir Barat Diduga Korupsi Dana BOK
Foto: Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat Bambang Purwanto (5 9) tertunduk saat mendengarkan keterangan dua saksi dalam sidang di pengadilan negeri (PN) Tanjungkarang kelas 1A, Bandar Lampung, Senin, 9 Desember 2019.

Sidang agenda keterangan saksi itu dipimpin langsung oleh ketua majelis hakim Syamsudin   jaksa, Bambang Irawan dan terdakwa Bambang Purwanto serta dua orang saksi, Lekat dan Andi.

Dalam kesaksiannya, Lekat membantah menerima uang yang diberikan oleh Suwandi Rp75 juta sementara saksi Andi membenarkan bahwa dia menerima uang Rp14 juta. "Saya tidak merasa menerima dana itu yang mulia," jawab Lekat menjawab pertanyaan dari ketua majelis hakim.

Sementara, saksi Andi saat menjawab bahwa dia menerima uang Rp14 juta. "Iya saya menerima uang itu, untuk keperluan pribadi. Waktu itu saya di OTT dan sudah divonis empat bulan penjara di pengadilan Liwa," ujarnya.

Selanjutnya, agenda sidang akan digelar kembali pada Kamis, 12 Desember 2019 dengan agenda keterangan dari saksi ahli dari BPKP Lampung.

Sementara itu, jaksa Bambang Irawan mengatakan terdakwa Bambang Purwanto melakukan tindak pidana korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Dinkes Pesisir Barat tahun 2017 senilai Rp4,2 miliar untuk 9 puskesmas. "Setelah di hitung kerugian negara dalam kasus korupsi BOK tersebut senilai Rp394 juta," ujarnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar