#penerbanganinternasional#kadin

Kadin Malaysia Dukung Penerbangan Internasional, Gubernur Ajak Pejabat Terbang ke Singapura 

( kata)
Kadin Malaysia Dukung Penerbangan Internasional, Gubernur Ajak Pejabat Terbang ke Singapura 
Dokumentasi Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Meski Bandara Radin Inten II sudah berstatus internasional, namun hingga saat ini belum ada satupun penerbangan rute internasional. 
 
Maka Kadin Lampung berinisiatif untuk mewujudkan penerbangan internasional. Hal itu dilakukan karena Kadin Malaysia mengajak kadin Lampung beraudiensi terkait potensi bandar internasional Radin Inten II. 
 
Wakil Ketua Umum Kadin Lampung Romi Junanto Putra mengatakan penerbangan internasional harus terwujud. Ia mengakui beberapa maskapai masih ragu untuk melakukan penerbangan reguler. Demand yang belum pasti menjadi penyebabnya. 
 
Meski demikian ada tiga rute yang bisa dilangsungkan penerbangan internasional yakni Malaysia, Singapura dan Jeddah. Namun Kadin Malaysia siap membantu agar penerbangan internasional bisa terwujud melalui pertukaran pelajar, kerjasama bisnis dan pariwisata ke Lampung. 
 
"Ke Jeddah dimungkinkan terlebih jamaah umroh makin tinggi dan kampus Malaysia dan kampus di Lampung juga selalu adakan field trip ke luar negeri. Tapi masalahnya bagaimana mewujudkan itu maka kita libatkan pengusaha, akademisi dan Kadin Lampung," kata dia, Senin (29/4/2019). 
 
Menurutnya, jika penerbangan internasional sudah dibuka maka akan meningkatkan perekonomian provinsi Lampung. Sebab masyarakat Lampung semakin mengandalkan moda transportasi udara. 
 
"Masyarakat Lampung ke depan bisa menggunakan penerbangan untuk umroh, berwisata,  bisnis dan lainnya. Bahkan kunjungan wisatawan luar negeri ke Lampung juga akan meningkat," paparnya. 
 
Gubernur Lampung Mau Ridho Ficardo mendukung upaya Kadin untuk mewujudkan penerbangan internasional. Bahkan gubernur berencana akan mengirim pegawai pemprov ke Singapura dengan beberapa pilihan maskapai yang telah bersiap seperti City Link, Lion Air, dan Garuda Indonesia. 
 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar