#vaksin#covid-19lampung

Kadin Lampung Tunggu Pelaksanaan Vaksin Gotong Royong

( kata)
Kadin Lampung Tunggu Pelaksanaan Vaksin Gotong Royong
Vaksin covid-19. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Lampung masih menunggu giliran untuk menjalankan program vaksinasi gotong royong. Sebab, vaksin sinopharm baru akan datang pada tahap selanjutnya. 

"Untuk menjalankan program ini kami harus ikuti arahan dari pusat," kata Wakil Ketua Umum bidang UMKM dan e-commerce, Romi Junanto Utama, saat dihubungi, Jumat, 7 Mei 2021. 

Dia mengatakan, kedatangan impor vaksin Sinopharm masih belum diketahui. Namun, diperkirakan pada awal Juni atau Juli 2021. 

Mulanya, vaksinasi gotong royong dijadwalkan pada 9 Mei 2021. Namun, ditunda 17 Mei 2021 agar pelaksanaan vaksinasi tidak terganggu dengan libur lebaran 2021.

"Rencana vaksin yang akan dipakai dalam program vaksin gotong royong, yaitu vaksin Sinopharm. Jenis vaksin ini sudah mendapat perizinan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, jadi sudah sah dipakai," terangnya. 

Menurutnya, dengan jumlah kedatangan yang hanya 1 juga dosis, vaksin tersebut baru akan melayani perusahaan di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Jabodetabek) terlebih dahulu. "Itupun diperkirakan masih sangat kurang untuk kebutuhan Jabodetabek," jelasnya. 

Vaksin gotong royong diperkirakan akan dikenakan harga Rp500 ribu per dosis. Sehingga untuk menjalankan dua dosis membutuhkan biaya Rp1 juta. "Harga tersebut belum final masih akan didiskusikan BUMN yang ditunjuk yaitu PT Bio Farma," ujarnya.

Meski belum disepakati, biaya yang akan dibayarkan tersebut telah diputuskan antara pemerintah dan Kadin dan tidak dibebankan kepada karyawan. "Biaya akan dibebankan kepada perusahaan masing-masing melalui penyisihan dana CSR perusahaan," tutup dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar