#penggelapan#korupsi

Kades Gedongdalom Terancam 20 Tahun Penjara atas Penyelewengan ADD

( kata)
Kades Gedongdalom Terancam 20 Tahun Penjara atas Penyelewengan ADD
Kepala Desa Gedongdalom, Way Lima, Pesawaran, Hasbunallah (50) saat menjalani sidang dakwaan terkait penyelewengan ADD di PN Tanjungkarang. Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Desa Gedongdalom, Way Lima, Pesawaran, Hasbunallah (50) menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang kelas 1A, Bandar Lampung, Rabu, 22 Januari 2020. Dia diduga selewengkan anggaran dana desa (ADD) setempat yang merugikan keuangan negar Rp202 juta.

Dalam dakwaan, Jaksa Syukri mengatakan terdakwa Hasbunallah sebagai kepala desa telah melakukan penyimpangan ADD tahun 2017. "Terdakwa menyelewengkan ADD tahun 2017 dengan menyuruh melakukan dan ikut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu memperkaya diri sendiri," kata Syukri, Rabu, 22 Januari 2020.

Dia menjelaskan penyimpangan ADD dilakukan bersama Sahlina, selaku bendahara dan saksi Jailani, selaku pelaksana teknis pengelolaan keuangan desa (PTPKD) tahun anggaran 2017. Berdasarkan hasil laporan audit perhitungan kerugian keuangan negara dalam pekerjaan pembangunan drainase di Dusun II tahun 2017 Desa Gedungdalom mencapai Rp202 juta.

"Atas perbuatan terdakwa sebagai mana diatur dan diancam pidana dalam ketentuan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 18 Ayat (1) UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar," ujarnya.

 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar