pencurianPLN

Kabel Gardu Digasak Maling, Listrik di Rumah Warga Padam

( kata)
Kabel Gardu Digasak Maling, Listrik di Rumah Warga Padam
Dokumen PLN

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pencurian komponen peralatan listrik pada Gardu Distribusi milik PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi di wilayah kerja PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Telukbetung kembali terjadi. Kali ini, pencurian berupa kabel puding Gardu Distribusi di Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Bandar Lampung. 

Salah seorang warga menerangkan, bahwa kejadian diketahui pada pagi hari dan posisi gardu sudah tidak terisi alat-alat listrik. "Kita kaget awalnya mati listrik lama, ternyata di gardunya sudah kosong tidak ada isi. Jadi tadi salah satu warga lapor ke PLN untuk ditindak lanjuti," kata salah seorang warga sekitar gardu, Kamis, 6 Agustus 2020.

Sementara itu Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung, Junarwin, mengatakan akibat pencurian kabel puding pada Gardu Distribusi PLN tersebut mengakibatkan terjadinya padam, dan juga naiknya tegangan (Over Voltage) dari 220 Volt menjadi 380 Volt pada beberapa rumah pelanggan PLN di sekitar Gardu Distribusi tersebut.

"Akibat aksi pencurian ini, sempat terjadi pemadaman di sekitar daerah gardu tersebut. Namun saat ini telah ditangani," kata Junarwin kepada Lampung Post, Kamis, 6 Agustus 2020.

Menurut Junarwin, untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa di lokasi lainnya, ia menghimbau kepada pelanggan PLN dan masyarakat agar segera melaporkan kepada PLN terdekat atau melalui Call Center PLN 123 di Line telepon (0721) 123 apabila ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar gardu distribusi dan kabel jaringan PLN.

"Kejadian tersebut saat ini sudah dilaporkan oleh pihak PLN ke Polsek Telukbetung Utara. Manajemen PLN memohon maaf atas ketidaknyamanannya serta berharap kejadian tersebut tidak terulang," ujar dia.

Winarko



Berita Terkait



Komentar